HomeNewsMualem Minta Pusat Segera Tuntaskan Dana Otsus, Tanah Blang Padang, dan Bendera...

Mualem Minta Pusat Segera Tuntaskan Dana Otsus, Tanah Blang Padang, dan Bendera Aceh

Published on

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Pusat di Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta, Senin (2/11/2026).

Pertemuan tersebut fokus membahas evaluasi pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus), kepastian status tanah wakaf Lapangan Blang Padang, serta penyelesaian persoalan Bendera Aceh.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Nakula, Gedung A Lantai 6 Kemenko Polkam, Mualem dan Dek Fadh turut didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh.

Rakor dipimpin langsung oleh Menko Polkam RI Dudung Abdurachman, bersama Menko Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI Yusril Ihza Mahendra, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.

Di hadapan jajaran menteri, Mualem meminta Pemerintah Pusat segera mengambil langkah konkret atas ketiga agenda strategis yang menyangkut kekhususan Aceh tersebut. Menurutnya, komunikasi dan sinergi yang solid antara pusat dan daerah sangat krusial untuk menghadirkan kepastian bagi masyarakat Aceh.

“Kami memohon agar pembahasan terkait Dana Otsus Aceh, persoalan tanah wakaf Blang Padang, maupun Bendera Aceh segera dituntaskan. Harapan kami, semua persoalan ini tidak terus berlarut-larut ke depannya,” ujar Mualem, sebagaimana dikutip dalam siaran pers Biro Adpim Setda Aceh.

Merespons hal itu, Menko Polkam Dudung Abdurachman memastikan Pemerintah Pusat berkomitmen penuh untuk mengawal penyelesaian berbagai tuntutan tersebut.

Terkait Lapangan Blang Padang, Dudung menegaskan negara akan hadir memberikan kepastian hukum atas status tanah wakaf dengan tetap menghormati kekhususan Aceh.

Pemerintah Pusat juga menyepakati pentingnya menjaga keberlanjutan Dana Otsus sebagai instrumen vital penopang pembangunan Aceh di masa mendatang. “Komitmen menjaga kelanjutan Dana Otsus Aceh untuk pembangunan ke depan akan terus kita kawal,” kata Dudung.

Mengenai Bendera Aceh, Dudung menyebut pemerintah akan mengedepankan ruang dialog yang konstruktif bersama Pemerintah Aceh dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) guna merumuskan solusi terbaik. “Walaupun itu memerlukan waktu, kita akan mendorong supaya semua tuntas,” tambahnya.

Rakor ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh. Melalui koordinasi yang intensif, pelaksanaan kekhususan Aceh diharapkan berjalan selaras dengan ketentuan hukum dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir mendampingi Mualem dan Dek Fadh dalam rapat tersebut jajaran Forkopimda Aceh dan pejabat terkait, antara lain Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Zulfadli, Kapolda Aceh Ruddi Setiawan, Pangdam Iskandar Muda Mahesa Fitriadi, Ketua Komisi I DPRA Muharuddin, Pj. Sekda Aceh Taufik, Panitera Mahkamah Syariah Aceh Saiful Alamsyah, Kepala BPN Aceh Arinaldi, serta sejumlah pejabat lainnya.

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Dek Fadh Dampingi Mendagri Tinjau Kerusakan akibat Banjir di Pidie Jaya

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau...

Satgas PRR: 155 Hektare Sawah di Aceh Kembali Produktif Pascabencana

Melalui program optimalisasi lahan, 155 hektare sawah terdampak bencana di Aceh Tamiang kembali produktif....

1.932 Anak Keluarga Miskin di Aceh Kini Bersekolah di Lima Sekolah Rakyat

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan lima Sekolah Rakyat permanen Tahap II di...

UKJ AJI Angkatan 110 di Banda Aceh Tuntas, 28 Jurnalis Dinyatakan Kompeten

Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Angkatan 110 di Banda Aceh resmi...

BPMA dan PGE Mulai Pengeboran Sumur Eksplorasi Rayeu D-1 di Aceh Utara

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Pema Global Energi (PGE) resmi memulai pengeboran...

More like this

Dek Fadh Dampingi Mendagri Tinjau Kerusakan akibat Banjir di Pidie Jaya

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) mendampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meninjau...

Satgas PRR: 155 Hektare Sawah di Aceh Kembali Produktif Pascabencana

Melalui program optimalisasi lahan, 155 hektare sawah terdampak bencana di Aceh Tamiang kembali produktif....

1.932 Anak Keluarga Miskin di Aceh Kini Bersekolah di Lima Sekolah Rakyat

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan lima Sekolah Rakyat permanen Tahap II di...