Kesempatan belajar jurnalistik kembali dibuka selama Ramadhan tahun ini. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh menghadirkan kelas Pesantren Jurnalistik yang menyasar pelajar, mahasiswa, hingga komunitas di Banda Aceh.
Program ini tidak hanya mengajarkan teknik menulis, fotografi, dan videografi, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman tentang etika jurnalistik dan cara bijak bermedia di era digital.
Ketua Bidang Organisasi dan Pendidikan AJI Banda Aceh, Fakhrurrazi menyampaikan bahwa konsep kelas jurnalistik yang ditawarkan adalah ‘goes to communities’.
“Konsepnya kami akan datang ke komunitas-komunitas untuk memberikan pelatihan jurnalistik selama Ramadhan,” kata Razi dalam keterangannya, Kamis (19/2/2026).
Razi menjelaskan, pemateri pada kegiatan tersebut merupakan jurnalis Anggota AJI Banda Aceh yang berpengalaman di bidangnya.
“Peserta nantinya tidak saja mendapat pelatihan tentang ilmu jurnalistik, tetapi juga diberikan edukasi bijak dalam bermedia, baik itu media massa maupun media sosial,” jelasnya.
Ia berharap, kegiatan ini bisa dimanfaatkan oleh para siswa, mahasiswa dan komunitas dalam menambah pengetahuan tentang jurnalistik.
“Kami membuka tiga kelas, yakni menulis, fotografi dan videografi,” kata Razi.
Adapun pendaftaran Pesantren Jurnalistik AJI Banda Aceh mulai dibuka 20-24 Februari 2026 dan pelaksanaan pelatihan digelar pada 1 hingga 7 Maret 2026.
“Peserta dapat mendaftarkan komunitasnya melalui tautan https://bit.ly/pesantrenjurnalistikaji atau menghubungi kontak person yang ada di Instagram resmi @aji_banda,” ujar Razi. []
https://www.instagram.com/p/DU8lbnxkiq3/?igsh=djFvOXZhcWkxNXY%3D


