HomeHiburanMusikEndatu Kreatif Gelar Tribute to Nyawong

Endatu Kreatif Gelar Tribute to Nyawong

Published on

Komunitas Endatu Kreatif akan menghadirkan perhelatan budaya bertajuk Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyawöung) pada 24-25 Mei 2026 di Taman Seni dan Budaya Aceh, Kota Banda Aceh. Acara ini menjadi ruang ekspresi sekaligus penghormatan kepada band legendaris Nyawong, yang telah memberi warna khas dalam perjalanan musik Aceh.

Ketua Komunitas Endatu Kreatif, Rizqi Mubarak mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari kategori Pemberdayagunaan Ruang Publik, Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan Tahun 2025 Kementerian Kebudayaan RI.

Ia berujar Harmoni Etnik Aceh Tribute to Nyawong akan berlangsung selama dua hari, 24-25 Mei 2026. Adapun rangkaiannya adalah festival musik entik Aceh, seminar musik entik Aceh kolaborasi, dan pertunjukan musik etnik Aceh dengan tema ‘Tribute to Nyawöung’.

“Ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi sebuah perayaan budaya yang menghubungkan generasi lama dan baru. Kami ingin menghadirkan ruang di mana masyarakat bisa merasakan kembali semangat grup musik Nyawöung Aceh yang cukup legendaris,” ujar Rizqi dalam keterangannya, Ahad (17/5).

Pertunjukan Tribute to Nyawöung ini diharapkan menjadi ruang untuk menghadirkan kembali ingatan kolektif masyarakat Aceh melalui musik dan karya budaya.

“Nyawöung bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi medium ekspresi, doa, dan perjuangan masyarakat Aceh pada masanya,” kata Rizqi.

Untong Kamoe Nyoe, Lagu Nyawong Berkisah soal Pengungsi Aceh

Ia menjelaskan, karya-karya seperti Saleum, Untong Kamoe Nyoe, dan Dodaidi menjadi simbol harapan, solidaritas, serta identitas budaya Aceh yang terus hidup hingga sekarang.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya merawat warisan musikal Aceh agar tetap dikenal generasi muda. Dalam setiap lantunan syair dan petikan nada, tersimpan pesan perdamaian dan semangat kebersamaan masyarakat Aceh.

“Musik menjadi bahasa jiwa masyarakat Aceh. Dari karya-karya itu, kita bisa melihat bagaimana seni hadir sebagai ruang penyembuhan di tengah situasi sulit,” ujarnya.

Untuk diketahui, perhelatan Gema Tanah Rencong: Harmoni Etnik Aceh (Tribute to Nyawöung) didukung oleh Kementerian Kebudayaan RI, Dana Indonesiana, LPDP, Harmoni Etnik Aceh, dan dipersembahkan oleh Komunitas Endatu Kreatif. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Tim SAR Evakuasi Kru Mein Schiff 6 saat Berlayar dari Malaysia ke Sri Lanka

Tim SAR gabungan di Aceh melaksanakan operasi SAR evakuasi medis (medevac) terhadap seorang kru...

Rakerprov KORMI Aceh 2026, Sekda Dorong Penguatan Budaya Olahraga Masyarakat

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Aceh untuk...

Saat “Pesta Babi” Diputar di Subulussalam: Papua Terasa Dekat dengan Konflik Sawit di Tanah Sendiri

Di tengah aroma kopi dan riuh diskusi di Warung Kopi Mesada, puluhan jurnalis, pegiat...

Mualem Temui Sekjen Kemenkeu, Perjuangkan Tambahan Anggaran untuk Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) beraudiensi dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan (Sekjen Kemenkeu) Robert...

USK Resmi Punya 4 Wakil Rektor Baru Periode 2026-2031

Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Prof. Mirza Tabrani resmi melantik empat wakil rektor baru...

More like this

Tim SAR Evakuasi Kru Mein Schiff 6 saat Berlayar dari Malaysia ke Sri Lanka

Tim SAR gabungan di Aceh melaksanakan operasi SAR evakuasi medis (medevac) terhadap seorang kru...

Rakerprov KORMI Aceh 2026, Sekda Dorong Penguatan Budaya Olahraga Masyarakat

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, mendorong Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Aceh untuk...

Saat “Pesta Babi” Diputar di Subulussalam: Papua Terasa Dekat dengan Konflik Sawit di Tanah Sendiri

Di tengah aroma kopi dan riuh diskusi di Warung Kopi Mesada, puluhan jurnalis, pegiat...