HomeNewsKapolda Aceh: Helikopter Polri Didatangkan ke Aceh untuk Penanggulangan Banjir

Kapolda Aceh: Helikopter Polri Didatangkan ke Aceh untuk Penanggulangan Banjir

Published on

Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah menyampaikan, helikopter Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini telah berada di Riau, dan akan segera diterbangkan ke Aceh begitu kondisi cuaca memungkinkan. Heli akan digunakan untuk penanggulangan bencana banjir Aceh.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Mabes Polri. Helikopter sudah sampai di Riau dan siap meluncur ke Banda Aceh apabila situasinya memungkinkan,” jelas Kapolda Aceh, Jumat (28/11/2025).

Kapolda menyampaikan hal itu sebagai respon atas permintaan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dalam rapat paripurna di DPRA pada Kamis (27/11), meminta Polda Aceh mendatangkan helikopter Polri guna mempercepat mobilisasi dan koordinasi penanganan banjir.

Marzuki menjelaskan, saat ini Polda Aceh telah menurunkan personel dalam jumlah besar dari berbagai satuan, seperti Brimob, Polairud, dan Sabhara, untuk membantu proses evakuasi serta memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak banjir.

Setelah helikopter tiba di Aceh, pihak kepolisian akan memaksimalkan fungsinya untuk patroli udara, distribusi logistik, dan pengiriman bantuan makanan ke daerah-daerah yang terisolasi akibat banjir.

“Nantinya helikopter akan digunakan untuk transportasi darurat, baik untuk pemantauan, patroli, maupun mobilisasi bantuan. Jalur darat di sejumlah titik sudah tidak memungkinkan karena air tinggi dan jalur berlumpur,” ujar abituren Akabri 1991 itu.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berdoa agar intensitas hujan tidak meningkat, sehingga proses bantuan, mobilisasi personel, dan penanganan banjir dapat berlangsung lebih optimal.

“Kondisi terakhir ini kita lihat bahwa intensitas hujan sudah mulai berkurang. Kita tinggal menunggu air surut agar evakuasi lanjutan serta pendataan warga, termasuk yang dilaporkan hilang, dapat segera dilakukan,” tutupnya. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...