HomeNewsWarga Pameu Aceh Tengah Tolak Perusahaan Tambang

Warga Pameu Aceh Tengah Tolak Perusahaan Tambang

Published on

Warga Kemukiman Pameu, Rusip Antara, Aceh Tengah, Aceh, menolak rencana masuknya perusahaan tambang emas dan mineral ikutan ke wilayah itu. Mereka membentangkan spanduk berisi pesan penolakan pada Selasa (22/10/2024).

Dalam video yang diterima acehkini, warga terlihat berkumpul sambil memegang spanduk, kemudian menyuarakan penolakan. Di spanduk itu tertulis, “Menolak tambang emas dan perak, harga mati.”

Menurut Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh Ahmad Shalihin, warga setempat melalui imum mukim dan empat kepala desa telah menyurati pihaknya minta pendampingan advokasi penolakan perusahaan tambang.

“Meskipun sampai saat ini WALHI Aceh belum mendampingi secara langsung, namun kami siap bersama warga setempat untuk menolak keberadaan perusahaan tambang tersebut,” kata Ahmad Shalihin, Selasa.

Shalihin menyebut penolakan warga karena khawatir dampak buruk pertambangan. Misalnya, potensi kerusakan lingkungan, hilangnya lahan pertanian, hingga hilangnya peninggalan sejarah di Pameu.

Shalihin memperkirakan lokasi tambang itu berada di areal 996,8 hektare. Ia menilai kehadiran perusahaan tambang membuat 1.859 jiwa terancam digusur di empat desa di Pameu: Kampung Tanjung, Paya Tampu, Meurandeh Paya, dan Kuala Rawa.

“Kalau perusahaan itu beroperasi di sana, ancaman lainnya adalah terjadi berbagai bencana, terutama bencana hidrologi dan berpotensi terjadi konflik satwa,” katanya.

WALHI minta seluruh pihak, baik pemerintah, perusahaan maupun yang lainnya menghargai penolakan warga setempat.

“Kami juga minta warga setempat konsisten menolak perusahaan tambang. WALHI Aceh siap mendampingi dan mengadvokasi aspirasi warga setempat,” kata Shalihin.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...

23 Tahun Menanti, Aceh Kembali Masuk 4 Besar MTQ Nasional 2026

Kafilah Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menempati peringkat keempat pada Musabaqah...

PKB Subulussalam Siapkan Struktur Partai, Target Raih 4 Kursi DPRK pada 2029

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam mulai memperkuat struktur partai...

More like this

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...