HomeNewsAsrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah Mulai 15 Juni

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah Mulai 15 Juni

Published on

Asrama Haji Kelas I Aceh menyatakan siap menyambut kepulangan jemaah haji Aceh yang dijadwalkan tiba di tanah air pada 15 hingga 30 Juni 2026. Berbagai persiapan telah dirampungkan guna memastikan proses debarkasi berjalan lancar, aman, nyaman, dan sesuai dengan standar pelayanan bagi para jemaah.

Kepala Asrama Haji Kelas I Aceh Irsyadi mengatakan bahwa seluruh fasilitas dan layanan pendukung telah dipersiapkan secara maksimal. Persiapan tersebut meliputi pengecekan sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, pengujian kualitas air, sanitasi, serta pelaksanaan fogging untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan kawasan asrama haji.

“Alhamdulillah, persiapan telah mencapai 99 persen. Sejak proses pemberangkatan selesai, seluruh fasilitas langsung kami evaluasi dan cek kembali sehingga saat debarkasi nanti Asrama Haji Aceh dalam kondisi siap melayani jemaah,” ujar Irsyadi, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah tiba di Aceh dari Bandara Sultan Iskandar Muda, para jemaah akan terlebih dahulu menuju Asrama Haji untuk mengikuti prosesi pelepasan sebelum kembali ke daerah masing-masing. Berbeda dengan masa keberangkatan, pada saat kepulangan sebagian besar jemaah biasanya langsung melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Asrama Haji Kelas I Aceh menyediakan ruang shalat, untuk Jemaah Perempuan di Gedung Jeddah, dan Jemaah laki laki di Gedung Grand MisfalahF (A2). Fasilitas ini disediakan bagi Jemaah yang tiba di Asrama Haji saat waktu shalat.

Selain itu, pihak asrama juga menyediakan fasilitas istirahat bagi jemaah yang harus melanjutkan perjalanan menggunakan transportasi udara maupun laut. Fasilitas tersebut disiapkan untuk memberikan kenyamanan bagi jemaah yang harus menunggu jadwal keberangkatan menuju daerah masing-masing.

“Biasanya yang membutuhkan tempat menginap atau beristirahat adalah jemaah dari daerah yang jauh seperti Aceh Tenggara, maupun yang harus menyeberang ke wilayah kepulauan seperti Simeulue dan Sabang. Karena itu, kamar dan fasilitas pendukung tetap kami siapkan sesuai kebutuhan,” jelas Irsyadi.

Di bidang layanan kesehatan, BKK Kelas I Aceh menyiapkan klinik khusus bagi Jemaah yang memerlukan pemantauan atau perawatan medis setelah tiba dari tanah suci, ruang klinik ini difasilitasi di Gedung Muzdalifah.

“Gedung Muzdalifah difungsikan sebagai klinik kesehatan yang akan digunakan oleh tim medis dan petugas kesehatan untuk melakukan observasi serta pelayanan kesehatan kepada jemaah yang membutuhkan,” kata Irsyadi.

Ia menambahkan, Asrama Haji Kelas I Aceh juga akan melaksanakan kegiatan pengasapan (fogging) di seluruh area asrama pada Sabtu, 13 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilakukan oleh tim Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Banda Aceh sebagai bagian dari upaya pencegahan dan pengendalian vektor penyakit.

“Langkah ini bertujuan untuk memastikan lingkungan asrama tetap bersih, sehat, dan terbebas dari potensi penyebaran penyakit menular,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag umum Asrama Haji Kelas I Aceh, Afrizal, mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kanwil Kemenhaj Aceh dan seluruh pihak terkait guna memastikan proses debarkasi berjalan optimal.

Menurutnya, meskipun sebagian besar jemaah tidak lagi menginap di asrama saat kepulangan, seluruh unsur pelayanan tetap disiapkan sebagaimana pada masa embarkasi.

“Petugas pendukung dari Asrama Haji Aceh tetap kami siagakan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah, mulai dari kedatangan, pelepasan, layanan ibadah, kesehatan, hingga kebutuhan istirahat sebelum mereka kembali ke daerah masing-masing,” kata Afrizal.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan yang nyaman, aman, dan humanis bagi seluruh jemaah haji Aceh yang kembali dari Tanah Suci pada musim haji 1447 H/2026 M.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh jemaah. Berbagai persiapan terus kami lakukan untuk memastikan proses debarkasi berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi para jemaah hingga kembali ke daerah masing-masing,” ujar Afrizal.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Brigjen Ali Imran Pimpin Sertijab Lima Dandim Jajaran Korem Lilawangsa

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa sekaligus Danrindam IM, Brigjen TNI Ali Imran, memimpin upacara Serah...

Mualem Hadiri Munaslub APPSI, Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis untuk Perkuat Ekonomi Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Provinsi...

BWI Umumkan Indeks Wakaf Nasional 2026, Aceh Masuk Lima Besar Terbaik

Badan Wakaf Indonesia (BWI) menetapkan Aceh sebagai salah satu dari lima provinsi dengan tata...

Peringati Harlah ke-7, Penghulu Aceh Tanam 933  Pohon

Memperingati hari lahir (harlah) ke-7,  Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia PW APRI Aceh...

Didampingi Wagub Aceh, Mentan Pastikan Dukungan Pengembangan Kopi Gayo

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meninjau lokasi produksi benih...

More like this

Brigjen Ali Imran Pimpin Sertijab Lima Dandim Jajaran Korem Lilawangsa

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa sekaligus Danrindam IM, Brigjen TNI Ali Imran, memimpin upacara Serah...

Mualem Hadiri Munaslub APPSI, Kawal Sinkronisasi Kebijakan Strategis untuk Perkuat Ekonomi Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menghadiri Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Asosiasi Pemerintah Provinsi...

BWI Umumkan Indeks Wakaf Nasional 2026, Aceh Masuk Lima Besar Terbaik

Badan Wakaf Indonesia (BWI) menetapkan Aceh sebagai salah satu dari lima provinsi dengan tata...