HomeNewsTim Decimal Adventure USK Raih Juara 3 di Lomba Inovasi Digital Mahasiswa...

Tim Decimal Adventure USK Raih Juara 3 di Lomba Inovasi Digital Mahasiswa 2024

Published on

Tim Decimal Adventure dari Universitas Syiah Kuala (USK), Aceh, keluar sebagai juara tiga di Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2024 pada divisi microteaching digital pendidikan. Ajang ini berlangsung di IPB University Bogor, 9-13 Juni 2024.

“Alhamdulillah dari 100 tim yang masuk ke babak final, empat tim di antaranya dari USK. Kerja keras wakil USK beserta pembimbing luar biasa. Karya hebat mahasiswa kami terwujud berkat kolaborasi tiga fakultas,” kata Rektor USK, Prof Marwan, Sabtu (15/6/2024).

Menurutnya, prestasi tingkat nasional tersebut kian membanggakan karena USK bersaing dengan kampus-kampus top di Indonesia. Total ada 1.700 tim yang bersaing di ajang Lomba Inovasi Digital Mahasiswa (LIDM) 2024.

Tim Decimal Adventure yang diketuai oleh Arda Ardianel (PGSD), beranggotakan Naswah Natasya (PGSD), Stefhani Alba Siregar (Informatika) dan T.M. Inayatul Ulwan (Teknik Arsitektur). Karya microteaching digital yang dibuat delegasi USK, yaitu Petualangan Desimal Berbasis Virtual Reality (VR) dan Scratch. Mereka dibimbing oleh Prof Rahmah Johar.

“Melalui pembelajaran yang menerapkan Realistic Mathematics Education (RME), siswa mengkonstruksi arti bilangan desimal berbantuan media Virtual Reality dan mengurutkan bilangan desimal berbantuan media Scratch,” ujar Rahmah.

Kepala Pusat Riset dan Pengembangan Matematika Realistik Indonesia (PRP-PMRI) USK ini menambahkan, bahwa tema Micro Teaching Pembelajaran tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) aspek equality education.

Ketua Tim Decimal Adventure, Arda menerangkan, ada jalan panjang sekaligus tantangan yang mereka lalui hingga berdiri di podium juara. Mulai dari seleksi internal, nasional, hingga mengikuti babak final, yang muaranya wakil USK dinobatkan sebagai juara 3.

“Karya Microteaching Digital yang kami buat termasuk terbaik dari aspek perencanaan pembelajaran, media pembelajaran, maupun video pelaksanaan pembelajaran berdasarkan penilaian tiga juri LIDM 2024,” ujarnya.

Arda menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. Menurutnya, karya tersebut bisa juara tidak lepas daripada kolaborasi lintas prodi yaitu PGSD FKIP, Informatika FMIPA, dan Teknik Arsitektur FT USK.

Terdapat lima divisi yang dilombakan dalam LIDM, yaitu Inovasi Teknologi Digital Pendidikan (ITDP), Inovasi Pembelajaran Digital Pendidikan (IPDP), Video Digital Pendidikan (VDP), Poster Digital Pendidikan (PDP), dan Microteaching Digital Pendidikan (MDP).

Pembimbing mahasiswa divisi IPDP yang juga ikut mendampingi sampai ke final, Dr Susilawati menambahkan bahwa USK sejak bulan Maret 2024 sudah melakukan persiapan, di antaranya sosialisasi melalui zoom, workshop dengan narasumber dosen USK untuk lima divisi, pembinaan untuk finalisasi karya, simulasi final yang dihadiri oleh juri dari USK, dan karantina persiapan final.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...

Terima BAM DPR RI, Sekda Aceh Cari Jalan Keluar bagi Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR...

Membangun Lebih Baik dan Aman: Evaluasi Pemulihan Pascabanjir Aceh 2026-2028

Oleh: Tarmizi Banjir besar dan tanah longsor yang melanda Aceh pada November 2025 menjadi...

More like this

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...