HomeNewsKilasSabang, Banda Aceh, dan Lhokseumawe Masuk 10 Besar Kota Intoleran di Indonesia

Sabang, Banda Aceh, dan Lhokseumawe Masuk 10 Besar Kota Intoleran di Indonesia

Published on

Sabang, Banda Aceh, dan Lhokseumawe di Aceh masuk 10 besar kota intoleran di Indonesia pada 2022 versi Setara Institute. Penetapan ini setelah organisasi pembela kebebasan beragama itu melakukan riset dan merilisnya dalam Indeks Kota Toleran (IKT) 2022.

Dalam laporan yang diakses acehkini, Sabtu (8/4/2023), Kota Sabang berada di peringkat 91 dari 94 kota di Indonesia dengan skor 4,257. Adapun Banda Aceh menempati peringkat 89 dengan skor 4,393 dan Lhokseumawe di peringkat 86 dengan skor 4,493.

Cilegon di Banten dan Depok di Jawa Barat menjadi dua kota terendah skor toleransi dengan skor 3,227 dan 3,610.

Halili Hasan, Direktur Eksekutif Setara Institute, mengatakan, indeks itu untuk memberikan baseline dan status kinerja pemerintah kota dalam mengelola kerukunan, toleransi, wawasan kebangsaan, dan inklusi sosial.

“Baseline ini akan menjadi pengetahuan bagi masyarakat, pemerintah dan berbagai pihak yang ingin mengetahui kondisi toleransi di 94 kota di Indonesia,” ujar Halili.

Setidaknya ada empat variabel dalam riset tersebut. Antara lain regulasi pemerintah kota, regulasi sosial, tindakan pemerintah, dan demografi sosio-keagamaan.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...