Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaNewsKilasPresiden Jokowi Dorong Generasi Muda Kuasai Iptek Disertai Budi Pekerti

    Presiden Jokowi Dorong Generasi Muda Kuasai Iptek Disertai Budi Pekerti

    Published on

    Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), mendorong generasi muda untuk beradaptasi dan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) secara tepat bagi kesejahteraan umat. Jokowi juga menekankan agar penguasaan iptek tersebut dibarengi dengan penumbuhan budi pekerti dan moral yang baik.

    Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam sambutannya pada Peresmian Pembukaan Muktamar XXIII Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, pada Sabtu, 19 Agustus 2023.

    “Saudara-saudara bisa menjadi generasi tangguh yang bukan hanya menguasai iptek, tapi juga memiliki budi pekerti luhur, memiliki moral yang baik, serta memperjuangkan kebenaran dan kemanusiaan. Tidak ada gunanya nilai sekolah 10, enggak ada gunanya kalau moralnya nol, kalau budi pekertinya tidak baik,” kata Jokowi.

    Oleh karena itu, Presiden Jokowi berharap para pelajar muhammadiyah dapat menjadi contoh teladan generasi muda muslim yang berkemajuan dengan karakteristik baik. “Menjadi generasi muda muslim yang berkemajuan yang penguasaan ipteknya hebat sekaligus memiliki moral, memiliki budi pekerti, memiliki mental juga yang hebat. Buat saya itulah sosok pelajar Muhammadiyah idaman,” tambahnya.

    Dalam sambutannya, Jokowi juga menyampaikan bahwa dunia memang sedang dilanda disrupsi teknologi, utamanya dalam perkembangan teknologi digital. Menurut Presiden, segala aspek kehidupan saat ini menjadi serba digital.

    “Mau lihat menu di restoran digital lewat QR code, mau belanja juga digital lewat marketplace, mau pesan kendaraan juga lewat digital lewat aplikasi, mau bayar juga lewat digital yaitu lewat QRIS. Makanya yang namanya smartphone, yang namanya HP itu jadi sangat penting saat ini,” lanjutnya.

    Tak hanya itu, kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) juga mengalami perkembangan yang cukup pesat. Presiden Jokowi menuturkan, teknologi digital makin canggih dengan adanya fitur AI generatif yang dapat membantu mengembangkan ide baru melalui ragam data.

    “Contohnya saya kira kita semua tau Chat GPT. Kita tanya apapun dia bisa jawab, bisa disuruh melakukan analisis bisa, bisa disuruh menyiapkan materi dia bisa, ngerjain tugas, ngerjain makalah, ngerjain skripsi dia bisa,” ujarnya.[]

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...