Operasi pencarian terhadap seorang warga yang hanyut di aliran Sungai Lae Soraya, tepatnya di Pasar Gelombang, Desa Suka Maju, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, memasuki hari kedua pada Selasa (7/4/2026).
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Polsek Sultan Daulat, Koramil Sultan Daulat, Basarnas Pos SAR Kotacane, BPBD Kota Subulussalam, serta masyarakat setempat, mulai melakukan pencarian sejak pukul 09.00 WIB.
Upaya ini dipimpin oleh Basarnas Pos SAR Kotacane dengan menggunakan dua unit perahu karet. Kapolsek Sultan Daulat, AKP Ramlan, menjelaskan bahwa berbagai teknik pencarian telah dilakukan guna mempercepat proses penemuan korban.
“Tim BPBD melakukan metode wake creation atau membuat gelombang buatan di sekitar lokasi kejadian sejauh 200 meter untuk memunculkan tanda-tanda keberadaan korban. Sementara tim Basarnas melakukan penyisiran aliran sungai hingga sejauh 2 kilometer dari titik awal menuju arah Kecamatan Rundeng,” ujarnya.
Korban yang dilaporkan hanyut diketahui bernama Dafa (39 tahun), seorang pekerja bangunan koperasi milik desa yang berdomisili di Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Hingga saat ini, proses pencarian masih terus berlangsung, namun korban belum berhasil ditemukan. Tim gabungan tetap berupaya maksimal dengan memperluas area pencarian di sepanjang aliran Sungai Lae Soraya.[]



