HomeNewsPemerintah Aceh Raih Penghargaan atas Peningkatan Akses Pendidikan

Pemerintah Aceh Raih Penghargaan atas Peningkatan Akses Pendidikan

Published on

Pemerintah Aceh meraih Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera pada kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan sekaligus dorongan bagi Pemerintah Aceh untuk terus memperluas dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.

Apresiatu itu diterima Sekretaris Daerah Aceh M. Nasir mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf, dalam rangkaian kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera di Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 12 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerja Pemerintah Aceh dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat.

Sekda Aceh M Nasir mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan.

“Apresiasi ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Aceh untuk terus meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan. Yang terpenting adalah bagaimana capaian tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nasir dalam siaran pers yang diterima Sagoe TV.

Ia mengatakan, peningkatan akses pendidikan merupakan bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Aceh. Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus memperkuat berbagai program dan kebijakan di sektor pendidikan, termasuk melalui sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta pemangku kepentingan lainnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi dorongan bagi Pemerintah Aceh untuk terus melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian yang sudah ada, sehingga akses masyarakat terhadap pendidikan semakin baik,” ujarnya.

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

The Aceh Institute: Semen Langka, Negara Belum Mampu Memenuhi Hak Korban Banjir

Delapan bulan pasca banjir besar November 2025, hak dasar korban banjir di Aceh belum...

Hutan Adat Kampong Singgersing Subulussalam Menuju Pengakuan Negara

Hutan Adat Kampong Singgersing di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, selangkah lagi menuju...

Pengelolaan Sumur Minyak Masyarakat Aceh Utara Akan Diatur lewat Qanun

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menerima kunjungan Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (Banleg...

Faisal Ilyas Jadi Dirut Baru PEMA

PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PEMA memasuki babak baru setelah Faisal Ilyas mendapat amanah...

Aceh Dapat Rp27 Miliar Dana REDD+, Mualem Dorong Penguatan Perlindungan Hutan

Aceh mendapat alokasi sekitar Rp27 miliar melalui skema Results-Based Payment (RBP) REDD+ sebagai bentuk...

More like this

The Aceh Institute: Semen Langka, Negara Belum Mampu Memenuhi Hak Korban Banjir

Delapan bulan pasca banjir besar November 2025, hak dasar korban banjir di Aceh belum...

Hutan Adat Kampong Singgersing Subulussalam Menuju Pengakuan Negara

Hutan Adat Kampong Singgersing di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Aceh, selangkah lagi menuju...

Pengelolaan Sumur Minyak Masyarakat Aceh Utara Akan Diatur lewat Qanun

Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) menerima kunjungan Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (Banleg...