Sejumlah unit Excavator PC 200, Excavator Long ARM, Bulldozer, Dump Truck dan Mobil Penjernih Air bantuan dari TNI AD segera beroperasi.
Kedatangan bantuan alat berat diangkut Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) LIII, diterima langsung Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, di Pelabuhan Krueng Geukueh, Muara Satu, Lhokseumawe, Selasa (13/1/2026) malam.
Pangdam IM didampingi Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran beserta sejumlah pejabat TNI mengecek alat berat tersebut sebelum digunakan.
Mayjen Joko mengatakan, alat berat tersebut digunakan prajurit TNI untuk membersihkan material dan lumpur sisa banjir yang mengendap di pemukiman, bangunan dan jalan pascabencana.
“Alat berat ini akan disebar ke empat daerah terdampak bencana, yaitu Kabupaten Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tamiang,” ujarnya.
Pangdam memastikan sejumlah bantuan alat berat dari TNI AD ini dikirim secepat mungkin. TNI berfokus untuk mendukung penanggulangan percepat pemulihan pasca bencana.
“Diharapkan dengan adanya bantuan alat berat tersebut, proses perbaikan Infrastruktur dan pemulihan wilayah terdampak bencana bisa menjadi lebih cepat,” Imbuhnya.
Selain itu, Pangdam menguraikan, TNI terus mengebut pembangunan jembatan di daerah terdampak. TNI hadir dalam aksi kemanusiaan penanggulangan bencana pemulihan di Aceh.
“Sebanyak 15 jembatan sudah selesai dibangun, dan delapan titik jembatan penghubung antar provinsi dan Kabupaten terus dikebut,” urainya.
“Sedangkan Pembangunan sebanyak 23 titik jembatan aramco dan delapan titik jembatan gantung dalam proses penyelesaian. Sehingga kebutuhan transportasi kebutuhan bagi masyarakat bisa segera selesai,” harapnya.
Pangdam menghimbau dan mengapresiasi sinergi para prajurit TNI dan seluruh instansi bersama elemen masyarakat semangkin kompak, saling bahu-membahu dan penuh keikhlasan dengan semangat tinggi bersatu dalam proses pemulihan bencana di Aceh. []



