HomeNewsMutasi Pejabat di Bank Aceh untuk Tata Kelola Perusahaan Lebih Baik

Mutasi Pejabat di Bank Aceh untuk Tata Kelola Perusahaan Lebih Baik

Published on

Bank Aceh Syariah (BAS) telah melakukan mutasi atau rotasi sejumlah pejabat struktural, beberapa waktu lalu. Mutasi dilakukan dalam rangka pemenuhan tata kelola perusahaan, menuju persiapan proses tutup buku pada Desember 2024.

Kabid Humas Bank Aceh, Riza Syahputra mengatakan bahwa mutasi/rotasi ini selain sebagai penyegaran, juga untuk mengisi beberapa posisi yang masih kosong. “Sebagai kewajiban dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang lebih baik, sehingga program kerja dan target perusahaan bisa berjalan optimal,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/12/2024).

Menurut Riza, dalam perubahan ini tidak ada pejabat yang dibangku-panjangkan atau nonjob sebagaimana yang diberitakan beberapa media.

Dia menambahkan, apa yang dilakukan oleh Bank Aceh Syariah telah sesuai dengan aturan yang berlaku, bertujuan memenuhi kewajiban tata kelola perusahaan yang lebih baik. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...

Terima BAM DPR RI, Sekda Aceh Cari Jalan Keluar bagi Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR...

Membangun Lebih Baik dan Aman: Evaluasi Pemulihan Pascabanjir Aceh 2026-2028

Oleh: Tarmizi Banjir besar dan tanah longsor yang melanda Aceh pada November 2025 menjadi...

More like this

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...