BerandaNewsMalam Tahun Baru di Aceh Besar, Dilarang Kegiatan Bertentangan Syariat

Malam Tahun Baru di Aceh Besar, Dilarang Kegiatan Bertentangan Syariat

Published on

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Aceh Besar mengeluarkan seruan bersama dan imbauan kepada masyarakat dalam rangka memasuki pergantian tahun 2023 menuju 2024. Warga Aceh Besar dilarang mengadakan segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan Syariat Islam pada malam tahun baru 2024.

“Kita semua ingin malam pergantian tahun berjalan seperti malam malam biasa, tanpa diwarnai kegiatan yang bertentangan dengan Syariat Islam, adat istiadat dan etika masyarakat Aceh,” kata Pj Bupati Aceh Besar dalam keterangannya, dikutip Ahad (31/12/2023).

Seruan Bersama Forkopimda Aceh Besar itu ditandatangani oleh Pj Bupati Muhammad Iswanto, Ketua DPRK Iskandar Ali, Dandim 0101/KBA Letkol CZI Widya Wijanarko, Kapolres AKBP Carlie Bustamam, Kajari Hasril G, Ketua PN Jantho Deny Syahputra, Ketua Mahkamah Syariah Muhammad Redha Valevi, Ketua MPU Aceh Besar Tgk Nasruddin.

Forkopimda Aceh Besar melarang segala bentuk kegiatan yang bertentangan dengan Syariat Islam di malam pergantian tahun 2023 menuju 2024, tepatnya Minggu (31/12/2023) malam hingga Senin (1/1/2024).

Seruan bersama yang berisikan tiga poin itu juga menyangkut larangan memperjualbelikan mercon, terompet, kembang api dan sejenisnya. Juga dilarang diadakan konvoi kendaraan, balapan liar dan permainan yang tak bermanfaat.

Dalam imbauan itu juga disebutkan larangan tegas terhadap warga Aceh Besar melakukan pesta miras, narkotika, kembang api membakar mercon hingga meniup terompet.

“Malam pergantian tahun itu sama seperti malam malam biasa, dan hendaknya dimanfaatkan untuk rutinitas belaka, seperti melakukan introspeksi dan kontemplasi diri, untuk lebih menemukan peran manusia yang dituntut senantiasa mengabdi dan mencari ridha Allah,” kata Iswanto.

Di sisi lain, Iswanto mengaku siap untuk menjalankan amanah jajaran Forkopimda Aceh Besar tersebut, yakni dengan membentuk tim gabungan yang akan melakukan patroli keliling wilayah Aceh Besar, terutama wilayah lokasi wisata, termasuk memantau kegiatan yang dilakukan di penginapan dalam wilayah Aceh Besar.

“Tentunya kami juga berkoordinasi dengan lintas Forkopimda, agar pengamanan malam pergantian tahun itu akan lebih berjalan lancar serta lebih efektif,” ujarnya. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News



Artikel Terbaru

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Jadi 15 Orang

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Husaini Bukhari (49 tahun), seorang jemaah haji asal Aceh...

58 Koleksi Kain Tradisional Dipamerkan di Museum Aceh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Museum Aceh menggelar pameran koleksi wastra (kain...

Operasi Patuh Seulawah, Polda Aceh Sasar 7 Pelanggaran Lalu Lintas

Kepolisian Daerah Aceh bakal menggelar Operasi Patuh Seulawah 2024 sepanjang dua pekan ini: 15-28...

Sekda Aceh Tinjau Venue PON XXI di Sabang

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Azwardi, meninjau pengerjaan venue Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Nanang Indra Bakti Disambut Kalung Bunga di Polres Aceh Utara

Nanang Indra Bakti kini resmi menjabat Kepala Kepolisian Resor Aceh Utara. Berpangkat Ajun Komisaris...

More like this

Jemaah Haji Aceh yang Wafat di Tanah Suci Jadi 15 Orang

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Husaini Bukhari (49 tahun), seorang jemaah haji asal Aceh...

58 Koleksi Kain Tradisional Dipamerkan di Museum Aceh

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui UPTD Museum Aceh menggelar pameran koleksi wastra (kain...

Operasi Patuh Seulawah, Polda Aceh Sasar 7 Pelanggaran Lalu Lintas

Kepolisian Daerah Aceh bakal menggelar Operasi Patuh Seulawah 2024 sepanjang dua pekan ini: 15-28...