HomeNewsLaunching Plasma di Subulussalam, 414 Sertifikat Diserahkan ke Masyarakat Pekebun

Launching Plasma di Subulussalam, 414 Sertifikat Diserahkan ke Masyarakat Pekebun

Published on

Pemerintah Kota Subulussalam bersama PT Laot Bangko resmi melaksanakan kegiatan launching program plasma yang dirangkai dengan penyerahan sertifikat dan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan koperasi plasma dari Kampong Singgersing, Namo Buaya, dan Batu Napal, Jumat (17/4/2026).

Wali Kota Subulussalam Rasyid Bancin menyebut, Kegiatan tersebut menjadi langkah awal realisasi program plasma yang telah lama dinantikan masyarakat, khususnya para pekebun yang berada di wilayah sekitar perkebunan perusahaan.

Ia juga menegaskan bahwa program plasma merupakan hak masyarakat yang telah lama menjadi harapan, sekaligus sebagai bentuk keadilan atas keberadaan investasi perkebunan di daerah.

“Investasi tidak boleh hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi harus mampu memberikan pemerataan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Subulussalam juga menyoroti pentingnya integritas dalam pelaksanaan program tersebut. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menerima aliran dana signifikan dari pihak perusahaan sebelum hak masyarakat benar-benar dipenuhi.

Selain itu, PT Laot Bangko diingatkan untuk menjaga komitmen usai launching program plasma, termasuk memastikan kejelasan terkait lahan, status hukum, skema bagi hasil, serta validitas penerima manfaat. Wali kota menegaskan agar program plasma tidak dijadikan sekadar formalitas administratif.

“Peran koperasi juga menjadi perhatian utama. Koperasi merupakan aktor kunci dalam keberhasilan program, sehingga harus mengedepankan transparansi pengelolaan, akuntabilitas kepada anggota, serta menghindari praktik penyimpangan,” sebutnya.

Di sisi lain, lanjut wali kota, masyarakat diminta untuk aktif mengawasi pelaksanaan program serta memahami mekanisme yang berjalan.

“Pemerintah juga mendorong seluruh pihak terkait untuk menjalankan fungsi pengawasan secara optimal guna mencegah potensi konflik,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 414 sertifikat plasma diserahkan langsung kepada masyarakat penerima manfaat. Adapun koperasi yang terlibat dalam kerja sama ini meliputi Koperasi Al Baroqah Kampong Singgersing dengan 119 pekebun, Koperasi Namo Buaya Sejahtera dengan 113 pekebun, serta Koperasi Batu Napal Mandiri dengan
182 pekebun.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...

Bendera Putih di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Tanda Kekecewaan atas Pemulihan Bencana

Bendera putih berkibar di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat pagi (14/8/2026)....

Seruan Wali Nanggroe Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh

“Menjaga Perdamaian, Merawat Persaudaraan, dan Membangun Masa Depan Aceh Bersama” Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh...

More like this

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...