Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, puluhan anak penyintas bencana di Gampong Geunteng, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya menerima bantuan perlengkapan ibadah dan sembako dari Yayasan Ketangguhan Komunitas Aceh Indonesia (Aceh Indonesia Community Resilience Foundation/AICRF).
Bantuan ini diberikan melalui program Ramadhan Care & Share, yang menyasar anak yatim, piatu, dan fakir miskin dari keluarga yang terdampak banjir dan longsor di Aceh pada akhir November 2025 lalu.
AICRF sendiri merupakan yayasan nirlaba yang berbasis di Aceh dan berfokus pada penguatan ketangguhan komunitas dalam menghadapi bencana, krisis sosial, serta berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan. Melalui program Ramadhan Care & Share, lembaga ini berupaya menghadirkan dukungan nyata bagi warga yang masih berjuang pulih dari bencana.
Ketua AICRF Imran, melalui Sekretaris Dewi Phoennadiyani, mengatakan program tersebut menyasar 33 anak yatim piatu, yatim, piatu, serta fakir miskin dari keluarga penyintas bencana di Desa Geunteng, Pidie Jaya.
“Bantuan ini kami salurkan untuk anak-anak warga yang terdampak bencana 26 November 2025 lalu. Harapannya, mereka bisa menyambut Idulfitri dengan sedikit lebih ringan,” kata Dewi dalam keterangannya, Rabu (18/3/2026).
Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan berasal dari berbagai sumber donasi. Di antaranya dari siswa-siswi Sekolah Cita Luhur di Kota Medan yang mengumpulkan infak harian selama Ramadan. Penggalangan itu difasilitasi oleh Kepala Sekolah Kusumadewi melalui Ketua OSIS, Nabil. Selain itu, ada pula donasi perseorangan dari dalam dan luar negeri, serta wakaf mushaf Al-Qur’an dari mitra-mitra BC HNI Jakarta Barat.
Paket bantuan yang dibagikan terdiri dari perlengkapan ibadah seperti mukena, kain sarung, peci, serta mushaf Al-Qur’an. Selain itu juga ada paket sembako berisi beras lima kilogram, gula, sirup, dan minyak goreng. Setiap anak penerima mendapatkan satu paket lengkap.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur yang telah mempercayakan donasinya melalui AICRF,” ujar Dewi.
Kepala Desa Geunteng, Usman, menyampaikan apresiasi kepada para donatur dan relawan AICRF yang telah membantu warganya.
“Kami sangat berterima kasih kepada orang-orang baik dari AICRF. Bantuan ini meringankan kebutuhan keluarga kami, terutama menjelang Lebaran. Selain itu juga memperkuat pembinaan agama anak-anak dengan adanya mushaf Al-Qur’an dan perlengkapan shalat,” kata Usman.
Pria yang akrab disapa USM itu mengatakan warga tidak memiliki cara lain untuk membalas kebaikan para donatur selain doa.
“Kami tidak bisa membalasnya. Hanya Allah SWT yang dapat membalas semua kebaikan para donatur dan penyelenggara kegiatan ini,” ujarnya.
Di antara penerima donasi, Saidatun Nafisa tampak tak bisa menyembunyikan rasa harunya. Anak penyintas banjir itu mengaku senang mendapatkan mukena dan paket sembako, terlebih menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
“Terima kasih kepada semua donatur yang sudah membantu kami. Semoga dimudahkan rezekinya,” kata Nafis, panggilan akrabnya. []



