Pasar murah yang digelar oleh PT Pegadaian selama tiga hari di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh berlangsung sukses. Warga rela mengantre sejak pagi untuk mendapatkan kupon tebus murah.
Penyelenggara menyediakan 3 000 paket sembako murah yang disalurkan selama tiga hari atau 1.000 paket per hari selama pelaksanaan Festival Ramadan Pegadaian Syariah pada 21 – 23 Maret 2025. “Ini (harga) yang termurah selama kami ikut pasar murah, 50 ribu dapat beras 5 kilo, gula 1 kilo, minyak (goreng) 1 kilo, makanya rame,” ujar Azizi, salah seorang warga Peuniti, Ahad (23/3/2025).
“Antusias masyarakat luar biasa, kami berjaga sejak pagi pukul 7 karena seharusnya antrean baru dibuka pukul 9 pagi, tapi masyarakat sudah duluan rame. Kuota 1.000, warga yang datang 2000 orang,” kata Zulfikar, Babinkantibmas Gampong Baro yang terlibat dalam menjaga ketertiban.
Bekerja sama dengan Dinas Pangan, Pertanian Kelautan dan Perikanan Kota Banda Aceh, panitia mengatur antrian untuk melakukan verifikasi data secara digital dengan menggunakan aplikasi yang dikembangkan oleh DP2KP Kota Banda Aceh.
Saat ini program sembako murah ini hanya ditujukan untuk Warga Banda Aceh, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap Upaya pengendalian inflasi di Kota Banda Aceh. “Ini adalah komitmen Pegadaian Syariah dalam meningkatkan dan mengakselerasi Kesejahteraan Masyarakat Aceh khususnya saat menjelang Hari Raya,” jelas Joko Prasetyo, Deputi Bisnis Area Aceh PT Pegadaian, Senin (24/3/2025).
Festival Ramadan Pegadaian Syariah di Aceh: Semangat Kebersamaan dan Kesejahteraan Masyarakat
Joko mengatakan pasar sembako murah merupakan bagian kegiatan Festival Ramadhan Gerakan Menuju EMAS (Ekonomi Masyarakat Aceh Sejahtera). “Kami menyediakan 3 000 paket sembako murah, dengan antusiasme masyarakat sebesar ini mungkin belum bisa mengakomodir semuanya, ke depan kami akan terus berbenah dan berbagi lebih banyak lagi.” []


