HomeNewsBanjir Bandang Beutong Ateuh: 11 Rumah hingga Jembatan Rusak

Banjir Bandang Beutong Ateuh: 11 Rumah hingga Jembatan Rusak

Published on

Banjir bandang di Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, Senin (28/8/2023) malam, merusak sebelas rumah yang juga menjadi kedai di Gampong Blang Meurandeh. Banjir juga merusak jembatan gantung di Babah Suak.

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas, banjir luapan sungai Alue Beutong itu berdampak pada tiga desa: Blang Meurandeh, Babah Suak, dan Kuta Teungoh.

“Lima rumah rusak berat dan enam rumah rusak ringan di Gampong Blang Meurandeh,” kata Ilyas, Selasa (29/8/2023).

Banjir yang menghanyutkan kayu-kayu besar itu juga merusak meunasah dan kamar mandi umum Blang Meurandeh. Adapun di Babah Suak, jembatan gantung, lapangan sepak bola, bendungan air bersih rusak. Sementara kerusakan di Kuta Teungoh tercatat hanya penampungan air bersih.

“Pengungsi di Gampong Blang Meurandeh 11 keluarga atau 34 jiwa. Tidak ada korban jiwa,” katanya.

BPBD Kabupaten Nagan Raya mendata para korban terdampak banjir dan berkoordinasi dengan instansi terkait. “Kondisi terakhir air surut dan sudah dilakukan pembersihan material banjir,” kata Ilyas.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi POD Blok Andaman

Gubenur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyapakati penyampaian revisi...

Hari Lingkungan Sedunia: Forum Lintas Sektor Serukan Penyelamatan Lingkungan Aceh

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus seruan aksi melalui...

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah Mulai 15 Juni

Asrama Haji Kelas I Aceh menyatakan siap menyambut kepulangan jemaah haji Aceh yang dijadwalkan...

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

More like this

Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi POD Blok Andaman

Gubenur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, menyapakati penyampaian revisi...

Hari Lingkungan Sedunia: Forum Lintas Sektor Serukan Penyelamatan Lingkungan Aceh

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus seruan aksi melalui...

Asrama Haji Aceh Siap Sambut Kepulangan Jemaah Mulai 15 Juni

Asrama Haji Kelas I Aceh menyatakan siap menyambut kepulangan jemaah haji Aceh yang dijadwalkan...