HomeNews16.294 Huntara Masuk Tahap Percepatan Pembangunan di Aceh

16.294 Huntara Masuk Tahap Percepatan Pembangunan di Aceh

Published on

Kasatgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan rekap terbaru terkait pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) pascabencana banjir dan longsor di Aceh.

Berdasarkan data sementara, total Huntara yang direncanakan di seluruh Aceh mencapai 16.294 unit, dengan progres pembangunan yang terus bergerak signifikan di berbagai kabupaten/kota.

“Dari total tersebut, 3.248 unit Huntara telah selesai dibangun atau setara dengan 19,9%, sementara 13.046 unit lainnya (sekitar 80,1%) sedang dalam proses pengerjaan,” kata Safrizal dalam keterangan tertulis, Rabu (27/1/2026).

Safrizal menegaskan bahwa seluruh jajaran di lapangan bekerja keras untuk memastikan target pembangunan dapat segera diselesaikan, mengingat kebutuhan mendesak para korban yang masih tinggal di lokasi pengungsian.

Hingga kini, tercatat 12 kabupaten/kota mengajukan Huntara dan 16 kabupaten/kota mengajukan DTH. Sejumlah daerah menunjukkan progres penyelesaian yang menonjol. Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan capaian terbesar, yakni sekitar 1.000 unit Huntara telah selesai dan 1.600-an unit masih dibangun.

Disusul Aceh Utara dengan 829 unit selesai dan 3.400-an unit sedang dikerjakan, kemudian Pidie Jaya dengan 222 unit selesai, Aceh Tengah dengan 275 unit selesai, serta Bener Meriah yang telah menyelesaikan 200 unit dari total ratusan unit yang direncanakan.

Sementara itu, untuk skema Dana Tunggu Hunian (DTH), total penerima mencapai 8.047 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, sekitar 4.000-an KK telah menerima DTH, sementara sekitar 4.000-an KK lainnya masih dalam proses finalisasi, yang didominasi tahap pembukaan rekening dan verifikasi lapangan.

Safrizal menegaskan bahwa pemerintah pusat turut bekerja ekstra untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar, mulai dari pendataan, percepatan pembangunan, hingga penyaluran bantuan.

Ia memastikan bahwa seluruh jajaran terkait terus melakukan koordinasi intensif agar pembangunan Huntara serta penyaluran DTH dapat segera tuntas dan masyarakat terdampak mendapatkan kepastian hunian dalam waktu dekat. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...

Terima BAM DPR RI, Sekda Aceh Cari Jalan Keluar bagi Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR...

Membangun Lebih Baik dan Aman: Evaluasi Pemulihan Pascabanjir Aceh 2026-2028

Oleh: Tarmizi Banjir besar dan tanah longsor yang melanda Aceh pada November 2025 menjadi...

More like this

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...