HomeNewsPrajurit TNI Antar Bantuan di Daerah Terisolir Aceh Tengah

Prajurit TNI Antar Bantuan di Daerah Terisolir Aceh Tengah

Published on

Prajurit TNI Koramil 09/Ketol, Kodim 0106/Aceh Tengah bersama warga mengantar bantuan untuk korban banjir. Mereka .engarungi sungai menuju daerah terisolir, di Desa Burlah Kekuyang dan Buge Ara, Kawasan Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh.

Aksi Dramatis para anggota TNI dengan penuh keberanian harus menyeberangi Sungai dengan bergelantung di atas seling. Tak tanggung-tanggung, aksi heroik prajurit sambil membawa bantuan mengarungi arus deras hingga berhasil pendistribusian logistik tersebut.

Pascabencana alam banjir bandang melanda, membuat akses jalan di kawasan itu tidak bisa dilalui lumpuh total.

Selain terdapat sejumlah titik longsor, akses jalan Kawasan tersebut licin berbukit menyebabkan kendaraan prajurit TNI membawa bantuan itu berjatuhan. Namun tidak menyurutkan semangat mereka sedang berjuang untuk bisa sampai di Dua Desa tersebut.

Aksi mengharukan itu, mendapat apresiasi dari Komandan Korem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran hormat dan bangga. Perjuangan yang tidak mudah dan bahkan dapat membahayakan keselamatan para prajurit TNI sendiri.

“Saya hormat, demi membantu mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat, anggota Babinsa rela tidak memikirkan bahaya yang mereka hadapi. Prajurit TNI tersebut hanya berpikir Bagaimana untuk bisa mengatar kebutuhan warga yang sudah seminggu lebih terisolir tanpa sentuhan apapun dan tidak tau harus berbuat,” imbuhnya.

Danrem menyebutkan, bantuan ini merupakan instruksi dari Presiden Prabowo. Pemerintah telah mengirim logistik berbagai kebutuhan untuk membantu warga terdampak banjir di tiga provinsi, salah satunya di Aceh. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...

Terima BAM DPR RI, Sekda Aceh Cari Jalan Keluar bagi Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR...

Membangun Lebih Baik dan Aman: Evaluasi Pemulihan Pascabanjir Aceh 2026-2028

Oleh: Tarmizi Banjir besar dan tanah longsor yang melanda Aceh pada November 2025 menjadi...

More like this

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...