HomeNewsPencari Madu Hutan di Aceh Utara Meninggal Jatuh dari Pohon

Pencari Madu Hutan di Aceh Utara Meninggal Jatuh dari Pohon

Published on

Seorang pria pencari madu meninggal jatuh dari pohon tualang di pedalaman hutan Gampong Peureupok, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, Kamis (9/5/2024).

Korban bernama Nasruddin, 23 tahun warga setempat, jatuh dari ketinggian 30 meter saat memanjat memanen sarang lebah.

“Cabang pohon tempat korban berpijak patah dan membuat korban jatuh ke tanah,” kata Inspektur Dua Marzuki, Kepala Kepolisian Sektor Paya Bakong, Kamis malam.

Menurut Marzuki, korban mencari madu bersama tiga rekannya. Rekan korban sempat kesulitan meminta bantuan untuk evakuasi karena tidak mendapat sinyal telepon sehingga harus mendaki bukit untuk mendapat sinyal ponsel.

“Butuh waktu 9 jam perjalanan pulang pergi bagi warga untuk menjangkau lokasi dan mengevakuasi korban ke kampung. Saat ini korban telah dimakamkan di pemakaman umum Gampong Peureupok,” katanya.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...

Terima BAM DPR RI, Sekda Aceh Cari Jalan Keluar bagi Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR...

Membangun Lebih Baik dan Aman: Evaluasi Pemulihan Pascabanjir Aceh 2026-2028

Oleh: Tarmizi Banjir besar dan tanah longsor yang melanda Aceh pada November 2025 menjadi...

More like this

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...