HomeNews80 Operasi SAR di Aceh 2024, 30 di Antaranya Kasus Kecelakaan Kapal

80 Operasi SAR di Aceh 2024, 30 di Antaranya Kasus Kecelakaan Kapal

Published on

Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh telah melaksanakan sebanyak 80 Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) sepanjang tahun 2024. Dari jumlah tersebut, operasi SAR yang ditangani adalah kecelakaan kapal yang terjadi sebanyak 30 kali.

Kepala Kantor Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain mengatakan, sepanjang 2024 operasi SAR yang paling sering terjadi di Aceh adalah kondisi membahayakan manusia (KMM) dan kecelakaan kapal.

“Sepanjang tahun 2024 ini, kita telah menangani 80 operasi SAR, dan yang paling sering terjadi adalah kondisi membahayakan manusia (KMM) dengan jumlah kejadian sebanyak 41 insiden, tercatat 7 korban selamat, 45 meninggal dunia dan 1 hilang,” ujar Al Hussain dalam keterangannya, dikutip Rabu (1/1/2025).

“Kemudian kecelakaan kapal sebanyak 30 kejadian dengan rincian sebanyak 239 korban selamat dan 17 meninggal dunia serta 8 hilang,” sebutnya.

Selain itu, kata Al Hussain, terdapat 6 kejadian bencana alam dengan total 2.224 korban selamat serta 5 meninggal dunia, serta kecelakaan dengan penanganan khusus sebanyak 3 kejadian, total korban 7 orang meninggal dunia.

Ia menegaskan bahwa jumlah operasi SAR yang ditangani oleh Kantor Basarnas Banda Aceh tersebut bukan merupakan prestasi, melainkan sebuah kewajiban sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014.

“Kinerja Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banda Aceh dalam menangani berbagai insiden penting ini menunjukkan komitmen dalam menyelamatkan jiwa dan meminimalisir dampak dari berbagai bencana atau kecelakaan,” ujarnya.

Al Hussain juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu memperhatikan Keselamatan dan imbauan dari BMKG serta menyimpan nomor-nomor emergency jika sewaktu waktu dibutuhkan.

Ia juga berharap kepada pengelola wisata untuk menyediakan peralatan-peralatan keamanan dan keselamatan serta rambu-rambu peringatan di tempat tempat yang dianggap rawan.

Lebih lanjut, Al Hussain juga menyampaikan bahwa masyarakat yang membutuhkan pelayanan jasa SAR dapat menghubungi nomor telepon Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh di (0651) 33876, atau HP (WhastApp) 08116888115 dan Emergency Call/Call Center Basarnas 115 (tanpa dipungut biaya). []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Abdya Pecahkan Rekor MURI: Bakar 15 Ribu Lemang dan Sajikan 34 Ribu Tape di HUT ke-24

Perayaan HUT ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya diwarnai tradisi kuliner massal di bantaran Krueng...

Data JKA Dibenahi, Mualem Minta Sinkronisasi untuk Layanan Kesehatan Tepat Sasaran

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, memimpin rapat koordinasi membahas perkembangan dan...

Musrenbang Aceh 2027: Mualem Tekankan Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangungan (Musrenbang) Rencana...

Wali Nanggroe Minta Rakyat Aceh Bersatu Demi Pembangunan

Wali Nanggroe Aceh, Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar, mengajak seluruh elemen...

FJL dan Pemuda Jantho Gelar Aksi Hari Bumi di Krueng Jaling

Ikatan Pemuda Jantho Lestari bersama Forum Jurnalis Lingkungan Aceh menggelar peringatan Hari Bumi sebagai...

More like this

Abdya Pecahkan Rekor MURI: Bakar 15 Ribu Lemang dan Sajikan 34 Ribu Tape di HUT ke-24

Perayaan HUT ke-24 Kabupaten Aceh Barat Daya diwarnai tradisi kuliner massal di bantaran Krueng...

Data JKA Dibenahi, Mualem Minta Sinkronisasi untuk Layanan Kesehatan Tepat Sasaran

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, memimpin rapat koordinasi membahas perkembangan dan...

Musrenbang Aceh 2027: Mualem Tekankan Pemulihan Pascabencana Butuh Dukungan Besar Pemerintah Pusat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, membuka Musyawarah Perencanaan Pembangungan (Musrenbang) Rencana...