HomeNewsTenggelam di Sungai Keureuto, Bocah Aceh Utara Meninggal

Tenggelam di Sungai Keureuto, Bocah Aceh Utara Meninggal

Published on

Bocah di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Muhammad Ali (9 tahun) ditemukan meninggal pada Ahad (21/1/2024) siang di Leuhong, Tanah Luas, setelah tenggelam di sungai Keureuto sejak Sabtu lalu.

Menurut Kepala Kepolisian Sektor Tanah Luas Inspektur Satu Mahmud, pencarian korban dilakukan polisi, tim Basarnas, dan warga sekitar.

Wardi, warga yang turut mencari dan ikut menyelam, menjadi penemu Ali. Air sungai yang keruh sempat menjadi kendala pencarian.

“Lokasi korban ditemukan berjarak sekitar 30 meter dari titik awal korban tenggelam,” kata Mahmud, dikutip Senin (22/1/2024).

Ali anak Mirza (42) dan Juliana (36), warga Leuhong, Tanah Luas. Sabtu lalu, dia tenggelam ketika mandi bersama teman-temannya.

Mahmud mengingatkan orang tua untuk mengawasi anaknya bermain, apalagi mandi di sungai.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...

Terima BAM DPR RI, Sekda Aceh Cari Jalan Keluar bagi Warga Eks Blang Lancang-Rancong

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan kerja Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR...

Membangun Lebih Baik dan Aman: Evaluasi Pemulihan Pascabanjir Aceh 2026-2028

Oleh: Tarmizi Banjir besar dan tanah longsor yang melanda Aceh pada November 2025 menjadi...

More like this

Manuskrip Bersejarah Aceh Dikuasai Warga Malaysia, Pemilik Siapkan Upaya Hukum Internasional 

Sejumlah manuskrip bersejarah Aceh diduga masih berada dalam penguasaan seorang bangsawan Malaysia. Pemiliknya Tarmizi...

USK Tambah 5 Profesor Baru, Lahirkan Pakar Peradilan Adat Pertama di Indonesia

Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan lima profesor baru dalam...

Mensos dan Wagub Aceh Hadiri Open House Sekolah Rakyat di Aceh Besar

‎Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi kunjungan kerja Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, dalam...