HomeOlahragaStadion H Dimurthala Markas Persiraja Kini Miliki VAR Permanen

Stadion H Dimurthala Markas Persiraja Kini Miliki VAR Permanen

Published on

Stadion H Dimurthala, markas Persiraja Banda Aceh, kini resmi dilengkapi teknologi Video Assistant Referee (VAR) permanen. Pemasangan ini dilakukan jelang bergulirnya Pegadaian Championship 2025/26, menjadikan Persiraja sebagai salah satu klub yang siap menyambut era baru kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia yang akan menerapkan VAR penuh sepanjang musim.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani mengatakan, persiapan untuk laga perdana di kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 berjalan dengan baik. Dengan adanya VAR, ia berharap kompetisi musim ini berjalan lebih menarik dari sebelumnya.

“Instalasi VAR sudah selesai beberapa waktu lalu. Alhamdulillah tidak ada kendala dengan kondisi stadion saat ini yang juga memiliki ruang khusus untuk VAR,” kata Rahmat, Kamis (11/9/2025).

“Ini tentu saja pertama kalinya bagi Persiraja bermain di kompetisi dengan VAR. Kita berharap semua berjalan dengan baik sesuai yang kita harapkan,” ujarnya.

I.League resmi menetapkan bahwa Championship, kompetisi yang sebelumnya dikenal sebagai Liga 2, akan menjadi liga level dua pertama di Asia yang menerapkan teknologi Video Assistant Referee (VAR) secara penuh sepanjang musim.

Keputusan ini diumumkan dalam Owner’s Meeting yang digelar di Jakarta pada 7 Agustus lalu. Menurut Direktur Operasional I.League, Asep Saputra, penerapan VAR penuh akan dimulai pada musim 2025/26.

“Musim 2025/26 akan menjadi momen bersejarah. Championship akan menjadi liga kedua pertama di Asia yang menggunakan VAR secara penuh,” ujar Asep.

Sebelumnya, VAR sudah digunakan secara terbatas pada babak akhir Liga 2 musim lalu. Kini, sistem bantuan teknologi wasit itu akan digunakan sejak awal kompetisi sebagai bagian dari upaya meningkatkan standar profesionalisme liga. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...