Sabtu, April 13, 2024
More
    BerandaNews‘Saya Emosi Sesaat’: Pengibar Bendera GAM di Kantor Polsek Samalanga Minta Maaf

    ‘Saya Emosi Sesaat’: Pengibar Bendera GAM di Kantor Polsek Samalanga Minta Maaf

    Published on

    Nasruddin alias Nyak Din, pengibar Bintang Bulan yang dikenal sebagai bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di kantor Kepolisian Sektor Samalanga, Bireuen, minta maaf. Menurutnya, aksi itu dilakukan lantaran emosi sesaat.

    Dalam rekaman video yang diperoleh acehkini pada Ahad (31/3/2024) malam, Nyak Din mengajukan permohonan maaf kepada Kepolisian Resor Bireuen dan Kepolisian Sektor Samalanga.

    “Saya menyesal atas perbuatan tersebut. Ini saya lakukan karena emosi sesaat,” kata Nyak Din yang tampil mengenakan baju kuning berpeci putih tersebut.

    Dia mengibarkan bendera Bintang Bulan di pagar kantor polisi karena salah paham terkait penanganan kasus yang melibatkan saudaranya di Polsek Samalanga.

    Nyak Din
    Nyak Din. Foto: Tangkapan layar

    Sebelumnya, Bintang Bulan dikibarkan sejumlah pria di kantor Kepolisian Sektor Samalanga, Kabupaten Bireuen, Jumat (29/3/2024) sore. Peristiwa ini terekam video dan tersebar luas di media sosial.

    Pengibaran bendera ini berawal saat beberapa pria datang menggunakan mobil ke Polsek. Di sana, mereka turun membawa bendera Bintang Bulan lalu memasangkannya di pagar kantor polisi.

    Kepala Kepolisian Resor Bireuen Ajun Komisaris Besar Jatmiko mengatakan, pemasangan bendera tersebut diduga dilatarbelakangi ketidakpuasan dari pelaku NS alias ND cs terhadap hasil penanganan kasus penganiayaan yang dilaporkan ke Polsek Samalanga pada 4 Oktober 2023 lalu.

    Menurut Jatmiko, penanganan kasus tersebut telah dilakukan dengan profesional sesuai aturan yang berlaku. Prosesnya juga sudah berjalan sebagaimana mestinya. Tersangka beserta barang bukti pun sudah diserahkan ke jaksa.

    “Padahal kasus itu sudah berproses sesuai aturan,” kata Jatmiko, Sabtu (30/3/2024).

    Setelah peristiwa itu, Jatmiko didampingi penjabat bupati dan tokoh masyarakat telah melakukan langkah-langkah persuasif agar keamanan dan ketertiban di kota santri terjaga.

    Selain itu, kata Jatmiko lagi, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan baik terhadap kepala Polsek maupun personel yang piket pada hari kejadian.

    “Pemeriksaan internal juga tetap kami lakukan. Bila memang ada indikasi ketidakprofesionalan anggota dalam penanganan kasus yang mendasari kejadian ini, ya tetap akan kita proses,” katanya.[]

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

    Artikel Terbaru

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...

    Suasana Idulfitri di Masjid Al-Falah Seoul, Masjid Indonesia Pertama di Korea Selatan

    Seperti umat muslim lainnya di seluruh dunia, Rabu (10/4/2024), ribuan muslim yang tinggal di...

    Gubernur dan Pejabat di Aceh Salat Idulfitri di Masjid Raya Baiturrahman

    Penjabat (Pj)  Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama Forkopimda Aceh dan ribuan masyarakat Banda Aceh,...

    More like this

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...