HomeNews‘Saya Emosi Sesaat’: Pengibar Bendera GAM di Kantor Polsek Samalanga Minta Maaf

‘Saya Emosi Sesaat’: Pengibar Bendera GAM di Kantor Polsek Samalanga Minta Maaf

Published on

Nasruddin alias Nyak Din, pengibar Bintang Bulan yang dikenal sebagai bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di kantor Kepolisian Sektor Samalanga, Bireuen, minta maaf. Menurutnya, aksi itu dilakukan lantaran emosi sesaat.

Dalam rekaman video yang diperoleh acehkini pada Ahad (31/3/2024) malam, Nyak Din mengajukan permohonan maaf kepada Kepolisian Resor Bireuen dan Kepolisian Sektor Samalanga.

“Saya menyesal atas perbuatan tersebut. Ini saya lakukan karena emosi sesaat,” kata Nyak Din yang tampil mengenakan baju kuning berpeci putih tersebut.

Dia mengibarkan bendera Bintang Bulan di pagar kantor polisi karena salah paham terkait penanganan kasus yang melibatkan saudaranya di Polsek Samalanga.

Nyak Din
Nyak Din. Foto: Tangkapan layar

Sebelumnya, Bintang Bulan dikibarkan sejumlah pria di kantor Kepolisian Sektor Samalanga, Kabupaten Bireuen, Jumat (29/3/2024) sore. Peristiwa ini terekam video dan tersebar luas di media sosial.

Pengibaran bendera ini berawal saat beberapa pria datang menggunakan mobil ke Polsek. Di sana, mereka turun membawa bendera Bintang Bulan lalu memasangkannya di pagar kantor polisi.

Kepala Kepolisian Resor Bireuen Ajun Komisaris Besar Jatmiko mengatakan, pemasangan bendera tersebut diduga dilatarbelakangi ketidakpuasan dari pelaku NS alias ND cs terhadap hasil penanganan kasus penganiayaan yang dilaporkan ke Polsek Samalanga pada 4 Oktober 2023 lalu.

Menurut Jatmiko, penanganan kasus tersebut telah dilakukan dengan profesional sesuai aturan yang berlaku. Prosesnya juga sudah berjalan sebagaimana mestinya. Tersangka beserta barang bukti pun sudah diserahkan ke jaksa.

“Padahal kasus itu sudah berproses sesuai aturan,” kata Jatmiko, Sabtu (30/3/2024).

Setelah peristiwa itu, Jatmiko didampingi penjabat bupati dan tokoh masyarakat telah melakukan langkah-langkah persuasif agar keamanan dan ketertiban di kota santri terjaga.

Selain itu, kata Jatmiko lagi, pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan baik terhadap kepala Polsek maupun personel yang piket pada hari kejadian.

“Pemeriksaan internal juga tetap kami lakukan. Bila memang ada indikasi ketidakprofesionalan anggota dalam penanganan kasus yang mendasari kejadian ini, ya tetap akan kita proses,” katanya.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Omid Popalzay Resmi Berseragam Persiraja

Persiraja Banda Aceh resmi merekrut gelandang tim nasional Afghanistan, Omid Popalzay, untuk mengarungi sisa...

Pangdam IM Kerahkan Alat Berat TNI untuk Bersihkan Lumpur Bencana Aceh

Sejumlah unit Excavator PC 200, Excavator Long ARM, Bulldozer, Dump Truck dan Mobil Penjernih...

Jurnalis Asal Aceh Ferdian Ananda Majni Raih Adam Malik Awards 2026

Jurnalis asal Aceh, Ferdian Ananda Majni, meraih penghargaan Jurnalis Media Cetak Terbaik Adam Malik...

Banjir Bandang dan Longsor Rusak 225 Destinasi Wisata di Aceh, 162 Cagar Budaya Terdampak

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir...

Pemerintah Aceb Fokus Pemulihan Pendidikan di Aceh Tamiang

Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam pemulihan pascabencana hidrometeorologi....

More like this

Omid Popalzay Resmi Berseragam Persiraja

Persiraja Banda Aceh resmi merekrut gelandang tim nasional Afghanistan, Omid Popalzay, untuk mengarungi sisa...

Pangdam IM Kerahkan Alat Berat TNI untuk Bersihkan Lumpur Bencana Aceh

Sejumlah unit Excavator PC 200, Excavator Long ARM, Bulldozer, Dump Truck dan Mobil Penjernih...

Jurnalis Asal Aceh Ferdian Ananda Majni Raih Adam Malik Awards 2026

Jurnalis asal Aceh, Ferdian Ananda Majni, meraih penghargaan Jurnalis Media Cetak Terbaik Adam Malik...