HomeNewsPPIH Embarkasi Aceh Tuntaskan Pemberangkatan Jemaah Haji 2024 ke Tanah Suci

PPIH Embarkasi Aceh Tuntaskan Pemberangkatan Jemaah Haji 2024 ke Tanah Suci

Published on

Petugas Penyelanggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menuntaskan pemberangkatan 4.710 jemaah haji Tahun 1445 Hijriah/2024 yang terdiri atas kelompok terbang (kloter) 1 hingga 12. Jemaah calon haji yang tergabung kloter BTJ-12 telah diberangkatan ke Tanah Suci melalui Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Senin (10/6/2024) pukul 10.44 WIB.

Jemaah haji Aceh kloter 12 tersebut diberangkatkan ke Tanah Suci dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 2112. Ini merupakan pemberangatan kloter terakhir jemaah haji Aceh 2024, sekaligus menutup keberangkatan jemaah haji Indonesia pada tahun ini.

“Alhamdulillah, tahun ini Embarkasi Aceh sukses memberangkatkan 100 persen kuota haji yang diberikan oleh pemerintah pusat,” kata Ketua PPIH Aceh, Azhari, Senin (10/6).

Mengingat cuaca di Arab Saudi memasuki musim panas, Azhari mengimbau para jemaah untuk menjaga kesehatan, minum air yang cukup dan istirahat yang teratur.

“Kami juga selalu mengingatkan petugas untuk menyampaikan imbauan pentingnya menjaga kesehatan bagi jemaah haji di sana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua PPIH Embarkasi Aceh juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan penyelenggaran pemberangkatan ibadah haji tahun ini.

“Mari kita doakan supaya jemaah haji kita di tanah suci dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar, semoga menjadi haji yang mabrur,” sebutnya.

Jemaah haji Aceh kloter 12 atau kloter terakhir tersebut berasal dari Aceh Barat 1 orang, Aceh Barat Daya 96 orang, Aceh Besar 2 orang, Aceh Selatan 148 orang, Aceh Singkil 44 orang, Pidie Jaya 2 orang, Simeulue 15 orang, Banda Aceh 19 orang, Langsa 1 orang, Lhokseumawe 2 orang, dan Subulussalam 52 orang.

Hingga saat ini, jemaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci berjumlah 3 orang. Terdiri dari Ruhamah binti Hasan Amin (84 tahun) asal Kota Sabang, Muhdin Ibrahim Ahmad (62 tahun) asal Bireuen, dan Muhammad Umar Ardik (78 tahun) asal Aceh Tengah.

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Mulai Dibangun Kembali

Janji Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kepada masyarakat Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie...

APRI Aceh Gelar Persiapan Rakerwil II 2026 

Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar rapat persiapan Rapat Kerja...

TP PKK Aceh Siap Sukseskan Aceh Culinary Festival 2026

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Marlina Usman menegaskan komitmen...

Punya Cerita tentang Sanger? Mari Tulis untuk Sangerology

Tradisi minum sanger khas Aceh akan diangkat dalam buku bunga rampai internasional bertajuk “Sangerology:...

630 Masjid di Aceh Serentak Ikuti Geber Mas, ASN Kemenag Turun Bersihkan Masjid

Sebanyak 630 masjid di Aceh mengikuti Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Mas) yang dilaksanakan serentak...

More like this

Janji Menag Nasaruddin Umar Terwujud, MIN 5 Pidie Jaya Mulai Dibangun Kembali

Janji Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar kepada masyarakat Gampong Seunong, Kecamatan Meurah Dua, Pidie...

APRI Aceh Gelar Persiapan Rakerwil II 2026 

Pengurus Wilayah Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PW APRI) Aceh menggelar rapat persiapan Rapat Kerja...

TP PKK Aceh Siap Sukseskan Aceh Culinary Festival 2026

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh Marlina Usman menegaskan komitmen...