HomeGaya HidupWisataPesona Wisata Aceh di Stan Disbudpar, Raih Predikat Terbaik di Expo Hari...

Pesona Wisata Aceh di Stan Disbudpar, Raih Predikat Terbaik di Expo Hari Damai

Published on

Stand Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh yang mengusung tema Ekowisata, mendapat predikat terbaik dalam expo peringatan HUT ke-20 Damai Aceh di Balee Meuseraya Aceh (BMA).

Tak sekadar memamerkan brosur dan spanduk, stan ini menghadirkan pengalaman yang hidup dan interaktif. Agam-Inong Aceh ramah menyambut setiap pengunjung, mengajak mereka berdialog tentang destinasi unggulan, sekaligus memperkenalkan paket wisata berbasis alam yang kini menjadi daya tarik utama Aceh.

Di sana, masyarakat bisa melihat banner informatif, video destinasi wisata dan membaca majalah pariwisata. Sementara itu, doorprize yang disediakan semakin menambah semarak suasana. Stan ini tak pernah sepi, selalu dipadati pengunjung yang penasaran dengan pesona alam Aceh.

“Lewat stan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Aceh memiliki banyak destinasi wisata yang wajib dikunjungi,” ujar Kepala Disbudpar Aceh, Almuniza Kamal di Banda Aceh, Selasa (19/8/2025).

Upaya kreatif itu membuahkan hasil. Panitia Expo menobatkan stan Disbudpar Aceh sebagai yang terbaik pertama pada 18 Agustus 2025. Bagi Almuniza, penghargaan tersebut adalah penyemangat untuk terus memperkenalkan Aceh ke dunia.

“Aceh sekarang sangat aman dan nyaman dikunjungi. Damai yang sudah berusia 20 tahun ini menjadi modal besar bagi kita untuk melestarikan budaya, memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif Aceh,” katanya.

Daya tarik pariwisata Aceh pun kian terbukti. Data BPS mencatat, sejak Januari hingga April 2025, jumlah wisatawan mencapai 7,3 juta kunjungan, melonjak 76,42 persen dibanding periode yang sama pada 2024 yang hanya 4,1 juta kunjungan.

“Meningkatnya kunjungan wisatawan menjadi bukti Aceh semakin diminati, baik oleh wisatawan nusantara maupun mancanegara. Kami terus berbenah agar pengunjung merasa nyaman,” tambah Almuniza.

Expo Hari Damai Aceh 2025 yang berlangsung 14–18 Agustus menjadi momentum perayaan 20 tahun perdamaian. Di tengah semangat itu, stan Disbudpar tampil bukan sekadar pameran, melainkan jendela yang membuka pesona ekowisata Aceh bagi siapa pun yang melangkah masuk.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...