HomeGaya HidupWisataAceh Ambil Bagian di PRJ 2026, Dorong Promosi Wisata dan UMKM

Aceh Ambil Bagian di PRJ 2026, Dorong Promosi Wisata dan UMKM

Published on

Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh kembali berpartisipasi dalam Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2026 dengan menghadirkan booth “Aceh Creative & Cultural Experience”, setelah terakhir kali mengikuti ajang tersebut pada 2018 lalu.

Kepala Disbudpar Aceh, Dedy Yuswadi, mengatakan kehadiran kembali Aceh di salah satu pameran terbesar di Indonesia itu menjadi momentum untuk memperkuat promosi pariwisata, budaya, serta memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif daerah.

“Melalui Aceh Creative & Cultural Experience, kita ingin memperlihatkan bahwa Aceh memiliki kekayaan budaya yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga kuat dalam nilai dan filosofi. Ini adalah bagian dari diplomasi budaya dan promosi pariwisata Aceh,” kata Dedy, Jumat (12/6/2026).

Dia menjelaskan stand Aceh yang bekerja sama dengan organisasi Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Aceh itu dirancang dengan konsep modern namun tetap menonjolkan unsur budaya lokal, sehingga memberikan pengalaman yang lebih dekat dan interaktif bagi pengunjung.

Di sana sejumlah tenant akan menampilkan beragam potensi unggulan mulai dari destinasi wisata, kuliner khas, wastra, hingga kriya yang merepresentasikan kekayaan budaya Tanah Rencong.

Pengunjung juga akan diajak mengenal lebih dekat pesona alam seperti Sabang hingga kawasan pegunungan Aceh yang hijau, ragam kuliner bercita rasa rempah, serta produk-produk kreatif yang mengangkat identitas lokal.

Menurut Dedy Yuswadi, selain menjadi sarana promosi destinasi wisata, keikutsertaan Aceh di PRJ 2026 bisa membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM dan ekonomi kreatif.

“Ajang tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk menjalin kemitraan, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan daya saing produk lokal,” ungkapnya.

Dedy berharap partisipasi Aceh di PRJ 2026 dapat meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Aceh, memperluas peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta menguatkan posisi produk-produk UMKM Aceh di tingkat nasional.

“Kami akan untuk terus mendorong promosi budaya dan pariwisata Aceh secara berkelanjutan melalui berbagai ajang nasional maupun internasional,” pungkasnya. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...