HomeNewsPemerintah Aceh Pulangkan 5 Warganya Korban Perdagangan Orang di Myanmar

Pemerintah Aceh Pulangkan 5 Warganya Korban Perdagangan Orang di Myanmar

Published on

Pemerintah Aceh memulangkan lima warganya dari Jakarta yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) penipuan daring (online scamming) di Myanmar. Kelima orang itu dipulangkan ke Aceh saat melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Ahad (30/3/2025).

Lima dari 11 orang warga Aceh korban perdagangan orang yang dipulangkan dari Myanmar ini, sudah tiba di Jakarta sejak 20 Maret 2025 lalu. Kedatangan mereka saat itu di Bandara Soekarno-Hatta, disambut Pemerintah Aceh melalui Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA).

“Waktu itu enam orang lebih dulu pulang ke Aceh secara mandiri, karena dibantu oleh keluarganya masing-masing. Sedangkan lima orang lagi, selama di Jakarta menginap di Rumah Singgah Cipinang, Jakarta Timur, milik pemerintah Aceh, dan untuk konsumsi mereka juga kita fasilitasi,” kata Plt Kepala BPPA Said Marzuki.

Adapun untuk pemulangan kelima warga Aceh tersebut pada hari ini, BPPA melakukan kerja sama dengan pihak Dinas Sosial Aceh. Mereka menumpangi pesawat Garuda Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

“Hal ini merupakan arahan langsung dari Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, untuk memfasilitasi warga Aceh yang jadi korban TPPO di Myanmar,” ujarnya.

Said mengatakan, Pemerintah Aceh sebelumnya mengetahui keberadaan 11 warga Aceh di Myanmar, setelah mendapatkan informasi dari Kementerian Luar Negeri. “Kita selalu mewakili Pemerintah Aceh di Jakarta, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri, serta pihak lainnya yang terlibat.”

Diketahui, pemerintah memulangkan 564 WNI pekerja online scam di Myanmar. Pemulangan dilakukan oleh Satgas Gabungan dari KBRI Yangon, KBRI Bangkok, dan Polri yang dikomandoi oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

Adapun kelima warga Aceh yang dipulangkan itu adalah Syahrul Ramazan (22) asal Angkieng Barat, Samalanga, Bireuen, Riza Fadillah (26) warga Matang Seulimeng, Langsa Barat, Kota Langsa, Alfandi Pratama (27) asal Laksmana, Jumpa, Bireuen, serta Muklis Saputra (27) dan Muhammad Jafar (21) berasal dari Gelanggang Gampong, Kota Juang, Bireuen. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...

23 Tahun Menanti, Aceh Kembali Masuk 4 Besar MTQ Nasional 2026

Kafilah Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menempati peringkat keempat pada Musabaqah...

PKB Subulussalam Siapkan Struktur Partai, Target Raih 4 Kursi DPRK pada 2029

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam mulai memperkuat struktur partai...

More like this

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...