HomeOlahragaMuhammad Ridwan Ungkap Alasan Terima Persiraja di Tengah 3 Kekalahan Beruntun

Muhammad Ridwan Ungkap Alasan Terima Persiraja di Tengah 3 Kekalahan Beruntun

Published on

Muhammad Ridwan tak banyak membutuhkan waktu untuk memutuskan menerima tawaran menjadi pelatih kepala Persiraja Banda Aceh. Tawaran datang pada Jumat, kemudian setelah berdiskusi serius dengan manajemen, kesepakatan pun tercapai.

Bagi Ridwan, Persiraja bukan sekadar klub yang sedang membutuhkan pelatih baru. Laskar Rencong merupakan tim dengan basis suporter yang kuat dan memiliki skuad yang dinilainya mampu bersaing.

“Saya merasa bersyukur dan terhormat bisa berada di sini. Saya mengapresiasi apa yang dikomunikasikan dan ditawarkan kepada saya,” ujar Ridwan seusai memimpin latihan perdana bersama skuad Persiraja di Stadion H Dimurthala, Senin (28/9/2026) sore.

Ia mengaku komunikasi dengan pihak Persiraja berlangsung singkat, tetapi langsung membahas hal-hal penting. Kedua pihak saling bertukar pikiran sebelum akhirnya mencapai kesepakatan.

Ridwan juga memiliki kesan tersendiri terhadap Persiraja. Saat masih menangani Garudayaksa FC, ia pernah datang ke Banda Aceh dan merasakan sendiri sulitnya menghadapi Laskar Rencong.

“Memang terakhir kali saya bermain di sini bersama Garudayaksa, kami bermain dengan susah payah untuk mendapatkan satu poin,” katanya.

Pengalaman tersebut membuat Ridwan melihat Persiraja sebagai tim yang memiliki kekuatan dan karakter tersendiri.

Namun, ia tidak serta-merta menerima tawaran tersebut. Ridwan terlebih dahulu melihat komposisi skuad dan mempelajari sejumlah pertandingan yang telah dijalani Persiraja pada awal musim.

Dari pengamatannya, ia menemukan sejumlah pemain yang memiliki talenta dan menilai skuad Persiraja masih memiliki kemampuan untuk bersaing.

“Saya melihat Persiraja memiliki skuad yang bisa bersaing. Ada beberapa talenta yang sangat baik dan saya yakin ke depan kami bisa bekerja sama untuk membawa prestasi yang lebih baik lagi, Insyaallah,” ujarnya.

Datang Saat Persiraja Sedang Tertekan

Ridwan datang ketika kondisi Persiraja sedang tidak ideal. Laskar Rencong mengawali kompetisi dengan tiga kekalahan beruntun.

Situasi tersebut membuat pekerjaan Ridwan tidak mudah. Apalagi, ia hanya memiliki waktu beberapa hari untuk mempersiapkan tim menghadapi pertandingan berikutnya.

“Skuad pemain saat ini kondisinya memang tidak baik-baik saja. Tiga kali kalah, dan ini mungkin jarang terjadi di Persiraja,” katanya.

Ridwan menyadari tekanan tidak hanya dirasakan dirinya sebagai pelatih baru, tetapi juga para pemain.

Ia mengaku pernah berada dalam situasi serupa, baik ketika masih menjadi pemain maupun saat menjalani profesi sebagai pelatih. Pengalaman itu membuatnya memahami tekanan yang sedang dihadapi pemain Persiraja.

Karena itu, salah satu fokus awalnya bukan hanya persoalan taktik, tetapi juga mengangkat kembali moral dan motivasi pemain.

“Saya tahu rasanya dan apa yang dirasakan oleh para pemain. Karena saya pernah merasakan hal yang sama, Insyaallah saya punya treatment untuk mereka,” ujarnya.

Ridwan ingin para pemain segera mengalihkan perhatian dari tiga kekalahan sebelumnya dan menghadapi pertandingan berikutnya dengan target meraih tiga poin.

Bawa Tiga Staf ke Persiraja

Untuk mendukung pekerjaannya, Muhammad Ridwan juga membawa jajaran staf kepelatihan ke Persiraja.

Ridwan membawa Edy Hadif Murtado sebagai asisten pelatih, Zulkarnain Zakaria sebagai pelatih kiper, serta Noufal Arkan Nasyif sebagai analis. Ia juga membuka kemungkinan menambah staf untuk posisi pelatih fisik.

“Karena staf yang sebelumnya sudah tidak ada di sini, saya membawa staf untuk mengisi posisi-posisi yang ditinggalkan,” katanya.

Dengan waktu persiapan yang sangat singkat, Ridwan mengakui pertandingan berikutnya menjadi tantangan tersendiri. Adaptasi bersama pemain belum bisa dilakukan secara maksimal.

Namun, situasi seperti itu bukan sesuatu yang asing baginya. “Memang adaptasinya tidak terlalu banyak karena waktunya singkat,” ujarnya.

Ridwan berharap dirinya bersama jajaran staf dan pemain mampu melewati situasi tersebut dan memberikan hasil terbaik saat menghadapi Sumsel United.

Hari Pertama Masih Fokus Recovery

Pada latihan perdana, Ridwan belum memberikan intensitas tinggi kepada seluruh pemain. Sesi latihan masih difokuskan pada pemulihan kondisi fisik atau recovery.

Sejumlah pemain, terutama pemain inti, belum menjalani latihan reguler secara penuh. Mereka menjalani latihan ringan seperti rondo, recovery, serta beberapa menu latihan lainnya dengan intensitas yang disesuaikan.

Menurut Ridwan, kondisi tersebut wajar karena latihan hari itu merupakan sesi pertama bersama tim.

“Besok kami bisa melihat kualitas sebenarnya dari para pemain,” katanya.

Meski begitu, Ridwan mengaku puas dengan respons pemain pada latihan perdana. Ia melihat para pemain menunjukkan usaha yang baik selama menjalani latihan.

“Sejauh ini kami melihat effort yang ditunjukkan oleh pemain-pemain yang berlatih hari ini sangat bagus. Saya puas dengan itu,” ujarnya.

Kini, waktu menjadi tantangan terbesar bagi Ridwan. Ia harus mengenali karakter pemain, membangun kembali kepercayaan diri skuad, sekaligus menyiapkan strategi dalam hitungan hari.

Di tengah tekanan tiga kekalahan beruntun, pelatih baru Persiraja itu memilih memulai pekerjaannya dari dua hal: memahami kondisi pemain dan mengembalikan motivasi tim sebelum memburu tiga poin pada pertandingan berikutnya.

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Gempa M 4,6 Guncang Aceh Besar dan Banda Aceh, Dirasakan hingga Skala IV MMI

Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Aceh Besar dan sekitarnya pada Senin, 28 September 2026...

Ibu-Ibu Cot Lamee Belajar Hias Payung Pengantin, Didampingi KKN USK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Program Studi Sosiologi dan...

Mahasiswa KKN USK Ajarkan Literasi Bahasa Indonesia ke Anak Gampong Cot Lamee

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Ilmu Komunikasi dan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial...

Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Abad ke-16 hingga Jejak Ali Hasjmy

Aceh pernah memiliki sejumlah maestro di bidang sastra. Karya-karya mereka bahkan pernah mewarnai jagat...

Persiraja Tunjuk Muhammad Ridwan sebagai Pelatih Baru Usai Tiga Kekalahan Beruntun

Persiraja Banda Aceh melakukan perubahan di kursi pelatih setelah menelan tiga kekalahan beruntun pada...

More like this

Gempa M 4,6 Guncang Aceh Besar dan Banda Aceh, Dirasakan hingga Skala IV MMI

Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Aceh Besar dan sekitarnya pada Senin, 28 September 2026...

Ibu-Ibu Cot Lamee Belajar Hias Payung Pengantin, Didampingi KKN USK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Program Studi Sosiologi dan...

Mahasiswa KKN USK Ajarkan Literasi Bahasa Indonesia ke Anak Gampong Cot Lamee

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Ilmu Komunikasi dan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial...