HomeNewsMahasiswa KKN USK Ajarkan Literasi Bahasa Indonesia ke Anak Gampong Cot Lamee

Mahasiswa KKN USK Ajarkan Literasi Bahasa Indonesia ke Anak Gampong Cot Lamee

Published on

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Ilmu Komunikasi dan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Syiah Kuala (USK), mengajarkan literasi dasar Bahasa Indonesia kepada anak-anak Gampong Cot Lamee, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (26/9/2026).

Pembelajaran tersebut dilakukan melalui pengenalan alfabet, tanda baca, jenis-jenis kata, dan majas dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangkaian program Pengabdiankepada Masyarakat Berbasis Gampong Binaan (PKM-BGB) FISIP USK. Mahasiswa memberikan materi dengan cara yang sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak dan tidakterbatas pada penyampaian teori.

Pada awal pembelajaran, anak-anak diajak mengenal kembalihuruf alfabet dan penggunaan tanda baca. Materi kemudiandilanjutkan dengan pengenalan jenis-jenis kata dan majas.

Mahasiswa memberikan contoh kalimat yang biasa digunakandalam percakapan sehari-hari sehingga anak-anak dapatmengetahui perbedaan penggunaan setiap materi yang dipelajari.

Proses belajar berlangsung secara interaktif. Anak-anak tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga diberi kesempatan menjawab pertanyaan, menyebutkan contoh, dan berdiskusi dengan mahasiswa. Cara tersebut membuat suasana belajar berlangsung lebih santai dan anak-anak terlihat aktif mengikuti materi.

Dosen pembimbing kegiatan, Nurul Fajri, S.Pd., M.Han., mengatakan pembelajaran tersebut ditujukan untuk membantu anak-anak meningkatkan kemampuan menggunakan Bahasa Indonesia, terutama ketika berkomunikasi di luar lingkungan sekolah.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu anak-anak di Gampong Cot Lamee agar lebih lancar berbahasa Indonesia, terutama dalam keseharian mereka di luar jam sekolah,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa KKN turut didampingi Novi Susilawati, S.I.Kom., M.I.Kom., dan Helmi, M.I.P. Keduanya ikut mendampingi proses pembelajaran dan membantu mahasiswa ketika menyampaikan materi kepada anak-anak.

Materi disampaikan menggunakan contoh yang dekat dengan aktivitas anak-anak. Ketika membahas jenis kata dan majas, misalnya, mahasiswa memberikan contoh kalimat yang dapat ditemukan dalam percakapan sehari-hari. Anak-anak kemudian diminta memberikan contoh lain berdasarkan pengalaman mereka.

Ketua Kelompok KKN, Muhammad Fagil Adnan, mengatakan anak-anak menunjukkan antusiasme selama mengikuti pembelajaran. Menurutnya, anak-anak cukup aktif merespons materi yang disampaikan mahasiswa.

“Banyak hal baru yang membuka pemikiran dan pandangan anak-anak sehingga mereka semakin memahami bagaimana menggunakan bahasa dengan baik,” kata Fagil.

Ia mengatakan antusiasme anak-anak terlihat dari keaktifan mereka selama mengikuti penjelasan dan menjawab pertanyaanyang diberikan. Menurutnya, pembelajaran menjadi lebih mudah ketika materi dikaitkan dengan situasi yang mereka temui sehari-hari.

Kegiatan belajar mengajar berlangsung dalam suasana santai dan diikuti anak-anak Gampong Cot Lamee hingga materi yang disiapkan selesai diberikan. Setelah pembelajaran, mahasiswa KKN melanjutkan rangkaian kegiatan bersama masyarakat di Gampong Cot Lamee.

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Muhammad Ridwan Ungkap Alasan Terima Persiraja di Tengah 3 Kekalahan Beruntun

Muhammad Ridwan tak banyak membutuhkan waktu untuk memutuskan menerima tawaran menjadi pelatih kepala Persiraja...

Gempa M 4,6 Guncang Aceh Besar dan Banda Aceh, Dirasakan hingga Skala IV MMI

Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Aceh Besar dan sekitarnya pada Senin, 28 September 2026...

Ibu-Ibu Cot Lamee Belajar Hias Payung Pengantin, Didampingi KKN USK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Program Studi Sosiologi dan...

Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Abad ke-16 hingga Jejak Ali Hasjmy

Aceh pernah memiliki sejumlah maestro di bidang sastra. Karya-karya mereka bahkan pernah mewarnai jagat...

Persiraja Tunjuk Muhammad Ridwan sebagai Pelatih Baru Usai Tiga Kekalahan Beruntun

Persiraja Banda Aceh melakukan perubahan di kursi pelatih setelah menelan tiga kekalahan beruntun pada...

More like this

Muhammad Ridwan Ungkap Alasan Terima Persiraja di Tengah 3 Kekalahan Beruntun

Muhammad Ridwan tak banyak membutuhkan waktu untuk memutuskan menerima tawaran menjadi pelatih kepala Persiraja...

Gempa M 4,6 Guncang Aceh Besar dan Banda Aceh, Dirasakan hingga Skala IV MMI

Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Aceh Besar dan sekitarnya pada Senin, 28 September 2026...

Ibu-Ibu Cot Lamee Belajar Hias Payung Pengantin, Didampingi KKN USK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Program Studi Sosiologi dan...