Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (Komdis PSSI) memberikan tiga sanksi berbeda kepada Persiraja Banda Aceh. Sanksi ini diberikan atas pelanggaran yang dilakukan dalam laga melawan Malut United FC pada leg pertama perebutan tempat ketiga Liga 2 2023/24 di Stadion Langsa, Selasa (5/3) lalu.
Sanksi denda untuk Persiraja ini sebagaimana dirilis di laman resmi PSSI pada 11 Maret 2024 berdasarkan hasil sidang Komdis PSSI yang dilakukan pada 6 dan 7 Maret 2024.
Adapun tiga sanksi berbeda yang dijatuhkan buat Persiraja untuk berbagai kesalahan. Inilah tiga sanksi tersebut:
1. Tim Persiraja Aceh
– Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2023/2024
– Pertandingan: Persiraja Aceh vs Malut United FC
– Tanggal Kejadian: 05 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain yang mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: Denda Rp. 25.000.000,-
2. Klub Persiraja Aceh
– Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2023/2024
– Pertandingan: Persiraja Aceh vs Malut United FC
– Tanggal Kejadian: 05 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: Terdapat penonton memasuki area lapangan pertandingan
– Hukuman: Denda Rp. 25.000.000,-
3. Klub Persiraja Aceh
– Nama Kompetisi: Pegadaian Liga 2 2023/2024
– Pertandingan: Persiraja Aceh vs Malut United FC
– Tanggal Kejadian: 05 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: Gagal memberikan kemanan dan kenyamanan terhadap perangkat pertandingan
– Hukuman; Sanksi larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton sebanyak 1 (satu) pertandingan saat menjadi tuan rumah; Denda Rp. 10.000.000,-
Duel Persiraja vs Malut United FC ini berakhir dengan skor 0-0. Meski nihil gol, laga tetap panas dengan 8 kartu kuning yang dikeluarkan oleh wasit Cahya Sugandi. Lima di antaranya untuk pemain tuan rumah, dan tiga lainnya untuk penggawa tim tamu.
Wasit Cahya Sugandi dinilai membuat keputusan yang mengundang kericuhan pada injury time babak kedua. Saat itu, Al Muzanni yang menggiring bola di dalam kotak penalti dijatuhkan oleh bek Malut United. Namun, wasit tak memberikan pelanggaran terhadap kejadian tersebut. Skuad Persiraja protes keras kepada wasit. Bahkan para suporter Persiraja juga tak terima dengan keputusan tersebut dan menghampiri wasit hingga masuk ke lapangan.
Akibatnya, laga antara Persiraja vs Malut United FC ini harus terpaksa dihentikan dan akhirnya dinyatakan berakhir dengan skor 0-0.
Selain untuk Persiraja yang berkompetisi di Liga 2, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi kepada sejumlah tim Liga 1 sebagaimana hasil sidang yang dilakukan 5-7 Maret 2024. Di antaranya ada Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, PSS Sleman.
Selain klub, sanksi juga menyasar individu. Di antaranya ada pemain PSS Sleman dan Persis Solo yang mendapat hukuman dari Komdis PSSI.
Berikut Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI:
1. Klub Persita Tangerang
– Nama Kompetisi: Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persita Tangerang vs Borneo FC Samarinda
– Tanggal Kejadian: 02 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: Terjadi pelemparan kemasan minuman, penyalaan flare sebanyak 8 buah serta terdapat beberapa penonton memasuki area lapangan pertandingan
– Hukuman: Sanksi penutupan sebagian stadion (Tribun Timur bagian Utara) sebanyak 1 pertandingan saat menjadi tuan rumah; Denda Rp. 100.000.000,-
2. Tim Persebaya Surabaya
– Nama Kompetisi: Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 03 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: Dalam pertandingan tersebut ada 5 orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.000,-
3. Tim PSS Sleman
– Nama Kompetisi: Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 03 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: Dalam pertandingan tersebut ada 6 orang pemain mendapatkan kartu kuning
– Hukuman: Denda Rp. 50.000.000,-
4. Sdr. Wahyudi Setiawan Hamisi (Pemain PSS Sleman)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs PSS Sleman
– Tanggal Kejadian: 03 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius (serious foul play) terhadap pemain lawan, dan di momen lain pada pertandingan yang sama menunjukkan gestur jari tengah terhadap pemain lawan
– Hukuman: hukuman larangan bermain sebanyak 3 pertandingan sejak Keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; Denda Rp. 25.000.000,-
5. Sdr. Muhamad Riyandi (Pemain Persis Solo)
– Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
– Pertandingan: Persis Solo vs PSM Makassar
– Tanggal Kejadian: 04 Maret 2024
– Jenis Pelanggaran: melakukan pelanggaran serius menggunakan tubuhnya secara berlebihan terhadap pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
– Hukuman: hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; Denda Rp. 10.000.000,-[]


