HomeNewsFaktor Penyebab Tingginya Pelecehan Seksual terhadap Anak di Subulussalam

Faktor Penyebab Tingginya Pelecehan Seksual terhadap Anak di Subulussalam

Published on

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Subulussalam menyoroti tingginya kasus pelecehan seksual terhadap anak yang terjadi dalam lingkungan keluarga dan sosial terdekat. Dari sejumlah kasus yang telah ditangani, faktor keluarga menjadi penyebab dominan yang memicu terjadinya tindakan tidak bermoral tersebut.

Kepala DP3AP2KB Kota Subulussalam Ira Cibro menjelaskan, kondisi internal keluarga seperti ekonomi yang sulit, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hubungan suami istri yang tidak harmonis, serta lemahnya pengawasan orang tua, merupakan faktor utama yang mendorong terjadinya pelecehan seksual terhadap anak.

“Sebagian besar kasus yang kami tangani melibatkan pelaku dari lingkungan terdekat korban, seperti ayah, paman, atau bahkan ibu kandung. Hal ini terjadi karena adanya relasi kuasa, di mana pelaku merasa memiliki kendali atau kekuasaan atas korban yang lebih lemah, sehingga mudah melakukan tindakan pelecehan,” jelasnya.

Selain faktor keluarga, lingkungan sekitar dan rendahnya pendidikan juga menjadi pemicu lain. Lingkungan yang tidak aman, minimnya nilai moral, serta kurangnya edukasi seksual pada anak membuat mereka menjadi sasaran empuk pelaku.

Upaya Pemerintah Mencegah

Untuk menekan angka pelecehan seksual terhadap anak, Pemerintah Kota Subulussalam melalui DP3AP2KB telah melakukan berbagai langkah preventif dan kuratif, di antaranya peningkatan edukasi kepada masyarakat dan sekolah.

“DP3AP2KB secara aktif telah memberikan penyuluhan tentang pentingnya perlindungan anak,  bahkan sudah dari tahun sebelumnya nya sdh melakukan sosialisasi dan memberikan Edukasi kemasyarakat ke desa-desa, dan sekolah yang bertujuan untuk  pencegahan kekerasan thdp perempuan dan juga pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur,” jelasnya.

Ira juga menyebutkan, Koordinasi lintas sektor  juga telah dilakukan DP3AP2KB menggandeng kepolisian, dinas pendidikan, tokoh masyarakat, dan lembaga perlindungan anak untuk bersama-sama mencegah dan menangani kasus secara cepat dan terintegrasi.

“Penyediaan layanan pengaduan dan pendampingan korban, kami juga membuka layanan aduan dan pendampingan psikologis maupun hukum untuk anak korban kekerasan, dengan menjamin kerahasiaan identitas mereka,” lanjutnya.

Kepala DP3AP2KB juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak-anak di lingkungan masing-masing. “Kami minta masyarakat tidak tinggal diam. Bila melihat atau mencurigai tanda-tanda kekerasan seksual, segera laporkan. Keselamatan dan masa depan anak harus jadi prioritas bersama,” tegasnya. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Hardiknas 2026, Disdik Aceh Wajibkan Upacara dan Kegiatan Edukatif

Dinas Pendidikan Aceh resmi mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

Hari Posyandu Nasional 2026 di Langkahan, Ketum Sosialisasikan 6 SPM Posyandu

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian memanfaatkan momentum peringatan Hari Posyandu Nasional...

Mualem Apresiasi Arab Saudi atas Pembangunan LIPIA, Perkuat Pendidikan Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah...

Dari Langkahan, Ketum Posyandu Gaungkan Hari Posyandu ke Seluruh Indonesia

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, menggaungkan semangat Hari Posyandu Nasional 2026...

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana

Pemerintah Aceh resmi memperpanjang status transisi darurat menuju pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah...

More like this

Hardiknas 2026, Disdik Aceh Wajibkan Upacara dan Kegiatan Edukatif

Dinas Pendidikan Aceh resmi mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas)...

Hari Posyandu Nasional 2026 di Langkahan, Ketum Sosialisasikan 6 SPM Posyandu

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Tri Tito Karnavian memanfaatkan momentum peringatan Hari Posyandu Nasional...

Mualem Apresiasi Arab Saudi atas Pembangunan LIPIA, Perkuat Pendidikan Aceh

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar Arab Saudi, Faisal Abdullah...