Distribusi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah di sejumlah wilayah Kota Subulussalam pada Kamis (27/11/2025) terkendala akibat banjir yang merendam akses jalan menuju beberapa desa. Meski demikian, petugas tetap menyalurkan bantuan ke sekolah-sekolah yang masih dapat dijangkau, sementara paket MBG untuk sekolah yang terisolir karena banjir dialihkan kepada warga yang terdampak.
Sartika Anggraini Koordinator Wilayah Subulussalam Badan Gizi Nasional menyebutkan, sejumlah titik penghubung antar desa dilaporkan tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga petugas tidak dapat mengirimkan paket MBG.
“Curah hujan tinggi sejak beberapa hari terakhir menyebabkan badan jalan di sejumlah titik di Kecamatan Runding terputus. Kondisi tersebut membuat kendaraan distribusi tidak dapat menembus wilayah yang terdampak paling parah,” ujarnya.
Namun demikian, lanjut Sartika, sebagian sekolah yang masih bisa didatangi dan distribusi MBG berjalan seperti biasa. Namun untuk desa-desa yang aksesnya tertutup banjir, paket makanan dialihkan kepada warga yang terdampak banjir.
Petugas dapur gizi bersama tim relawan turun langsung ke lokasi-lokasi banjir untuk membagikan nasi dan makanan siap saji kepada warga. Bantuan ini menjadi sangat penting mengingat sejumlah keluarga harus mengungsi dan tidak dapat memasak akibat rumah mereka terendam air.
“Sebagian sekolah masih bisa kami datangi dan distribusi MBG berjalan seperti biasa. Namun untuk desa-desa yang aksesnya tertutup banjir, paket makanan dialihkan kepada warga yang membutuhkan,mengingat bantuan pangan sangat dibutuhkan,” tuturnya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam Nasrul Padang saat dikonfirmasi acehkini menyebutkan data sementara di Kecamatan Rundeng dilaporkan sebanyak 9 sekolah tidak bisa melakukan aktivitas belajar-mengajar karena genangan banjir akibat meluapnya sungai Lae Souraya.
“Sementara dari laporan yang saya terima ada 9 sekolah. Belum ada edaran untuk libur sekolah karena banjir saat ini. sejauh ini kami masih terus memantau,” jelasnya. []



