Senin, Maret 4, 2024
More
    BerandaNewsCiptakan Tangga Tangguh Bencana, Mahasiswa Ilkom USK Juara Kompetisi Internasional

    Ciptakan Tangga Tangguh Bencana, Mahasiswa Ilkom USK Juara Kompetisi Internasional

    Published on

    Tiga mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil menjadi juara pertama pada ajang Internasional U-Dare 1.0 atau USK Global Award on Disaster Resilience 2023.

    Kemenangan ini diumumkan pada Sabtu (26/11/2023) malam di Gedung AAC Dayan Dawood USK, Darussalam, Banda Aceh. Tiga orang mahasiswa tersebut adalah Marini Koto sebagai team leader, serta Raisyah Siti Hafifah dan Rani Mauizzah.

    Ajang ini diikuti oleh puluhan tim dari 44 kampus di 3 negara, yaitu Indonesia, Malaysia, dan Sri Lanka. Setelah seleksi dilakukan hanya 10 tim yang terpilih untuk mempresentasikan proyek mereka secara langsung di hadapan para juri.

    Marini dan tim kemudian berhasil mengalahkan 9 finalis lainnya melalui proyek inovatif mereka bernama Tangga Tangguh Bencana. Tangga Tanggung Bencana merupakan media edukasi bencana yang terinspirasi dari Ular Tangga dan Monopoli.

    “Tangga Tangguh Bencana ini merupakan permainan papan hasil perpaduan dari permainan monopoli dan ular tangga. Secara visual, permainan ini menyerupai permainan ular tangga pada umumnya. Namun kami memberikan sentuhan desain visual yang berkaitan dengan kebencanaan. Ketika bermain, pemain dapat melihat simbol visual bencana dan dapat memahami tanda-tanda apabila bencana akan ataupun sedang terjadi melalui kartu-kartu yang telah disediakan”, kata Marini.

    Dalam permainan ini, tambah Marini, jenis bencana yang dimasukkan adalah diantaranya adalah gempa, longsor, tornado, kebakaran, banjir, abrasi pantai, dan tsunami.

    Ia menambahkan, ide awal hadirnya Tangga Tangguh karena edukasi pengetahuan dasar terkait mitigasi bencana banyak belum diketahui oleh masyarakat Aceh sebagai daerah yang rentan terhadap bencana.

    Padahal, tambahnya, edukasi bencana sudah harus mulai diajarkan sejak usia dini. Terutama di Aceh yang memang termasuk dalam daerah rawan bencana.

    Uswatun Nisa, M.A., dosen pendamping tim mengatakan, permainan Tangga Tangguh ini akan mengisi kesenjangan antara edukasi kebencanaan kepada masyarakat lokal dengan permainan yang menyenangkan.

    Permainan ini merupakan salah satu metode yang tepat sebagai media edukasi interaktif untuk meminimalisir resiko bencana. Permainan ini dapat dimainkan tidak hanya untuk anak-anak, namun juga dewasa karena permainannya yang cukup menyenangkan.

    “Kami akan terus melakukan pengembangan proyek Tangga Tangguh Bencana ini menjadi lebih baik sehingga dapat diaplikasikan dan berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman bencana masyarakat,” katanya.

    Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan USK, Prof. Dr. Mustanir, M.Sc. mengatakan dirinya bangga dengan apa yang sudah ditorehkan oleh mahasiswa USK. Sejak awal dirinya sudah menyambut baik kompetisi karena mampu mendorong semangat generasi muda untuk peduli pada isu-isu kebencanaan.

    “Warga Aceh wajib memiliki pengetahuan tentang bencana, dan bagaimana langkah mitigasi bencana. Media edukasi bencana yang telah dikembangkan oleh mahasiswa kita ini merupakan salah satu jalan untuk menumbuhkan pengetahuan tersebut,” katanya.

    Ketua Panitia U-Dare 1.0, Adelina mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan oleh Fasilitator Tangguh Bencana (FASTANA) yaitu sebuah unit kegiatan mahasiswa USK yang dibina oleh Pusat Riset Kebencanaan USK (TDMRC).

    Kegiatan yang mengangkat tema “Building Disaster Resilience Through Innovation and Creativity” dan merupakan bagian dari kegiatan peringatan Milad USK ke 62. U-DARE 1.0 diselenggarakan pada 24-25 November 2023.

    Selain Media Edukasi Kebencanaan, terdapat kategori lomba lainnya seperti Karya Tulis Ilmiah Populer Kebencanaan, Gagasan Futuristik Tertulis Kebencanaan, dan Film Pendek Kebencanaan.[]

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


    Artikel Terbaru

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...

    Dandhy Laksono Berkisah di Balik Dirty Vote saat Diskusi di AJI Banda Aceh

    Sutradara dokumenter Dirty Vote, Dandhy Laksono berbagi kisah di balik layar film yang telah...

    APBA 2024 Belum Disetujui DPRA, Gubernur Aceh Terbitkan Pergub

    Anggaran Pendapatan dan Balanja Aceh (APBA) 2024 belum mendapatkan persetujuan bersama dari Pemerintah dan...

    More like this

    Rekapitulasi Suara di Aceh Tamiang Sempat Ricuh, Ketua Bawaslu Korban Pemukulan

    Hari pertama pelaksanaan rekapitulasi suara Pemilu 2024 di Aceh Tamiang sempat mengalami kericuhan. Ketua...

    FJL Aceh: Banyak Sampah Plastik Internasional di Pantai Balu, Pulo Aceh

    Forum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh menemukan banyak sampah plastik dari berbagai negara mencemari pantai...

    Tokoh Partai Aceh Hasanuddin Sabon Meninggal Dunia

    Mantan Bendahara Umum Partai Aceh, Tgk Hasanuddin Sabon (54 tahun) meninggal dunia di Rumah...