Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi sebaran asap di sebagian wilayah Aceh berdasarkan pantauan citra satelit pada Kamis (15/10/2026) pukul 08.00 WIB. Di wilayah Aceh Utara, jarak pandang turun menjadi sekitar 2-3 kilometer.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Cucu Kusmayancu, menyampaikan informasi tersebut dalam keterangan tertulis pada Kamis. “Berdasarkan hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Malikussaleh, dilaporkan adanya penurunan jarak pandang menjadi berkisar 2-3 km di wilayah Aceh Utara,” ujarnya.
Sementara itu, stasiun meteorologi di Sabang, Aceh Besar, dan Nagan Raya belum melaporkan adanya sebaran asap. Di Bandara Sultan Iskandar Muda, data historis jarak pandang juga tidak menunjukkan penurunan yang disebabkan oleh asap.
Sebaran asap tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.
Selain mendeteksi sebaran asap, BMKG juga mencatat satu titik panas (hotspot) di Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada Rabu (14/10/2026) hingga pukul 23.59 WIB.
Dari sisi kualitas udara, konsentrasi PM2.5 di Aceh berada pada kategori baik hingga sedang. Berdasarkan pengamatan Stasiun Klimatologi Aceh, kualitas udara di Indrapuri dan sekitarnya masih dalam kategori baik.
BMKG Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Ruangan
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak asap untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar, masyarakat disarankan menggunakan masker yang sesuai.
Cucu juga meminta masyarakat tetap tenang dan memantau informasi resmi BMKG karena kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.
Selain itu, kepala daerah diminta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri setempat untuk menindaklanjuti informasi resmi dari BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.
Masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi cuaca dan sebaran asap melalui akun Instagram resmi BMKG Aceh, @infobmkg_aceh.
Pantauan citra sebaran satelit asap wilayah Aceh pada 15 Oktober 2026 pukul 08.00 WIB. Foto: dok. BMKG SIM Banda Aceh


