BerandaNewsKilasAkademisi Luar Negeri Jadi Keynote Speaker Konferensi ICONIC-ICAIOS di Banda Aceh

Akademisi Luar Negeri Jadi Keynote Speaker Konferensi ICONIC-ICAIOS di Banda Aceh

Published on

Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menyelenggarakan International Conference on Islamic Civilization (ICONIC) dengan mengusung tema ‘Islamic History and Heritage: Remembering the Past, Remaking The Future’, pada 22-24 Agustus 2023 di kampus setempat, Darussalam, Kota Banda Aceh. Konferensi tersebut melibatkan akademisi luar negeri sebagai keynote speaker atau pembicara utama.

Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Prof Eka Srimulyani, mengatakan bahwa konferensi tersebut merupakan agenda dua tahunan yang dilaksanakan oleh Pascasarjana UIN Ar-Raniry. Konferensi yang mengambil nama International Conference on Islamic Civilization (ICONIC) yang ke-4 ini dilaksanakan bersamaan dengan International Conference on Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS) ke-9 di Banda Aceh.

“Kebetulan tahun ini bertepatan dengan konferensi ICAIOS yang merupakan lembaga internasional mitra strategis UIN Ar-Raniry, jadi kita melaksanakan konferensi bersama-sama,” ujar Prof Eka di sela konferensi yang berlangsung di Pascasarjana UIN Ar-Raniry, Kamis (24/8/2023).

Ia menyebutkan, selama kegiatan konferensi ini juga diisi ragam rangkaian kegiatan, di antaranya pemaparan abstrak oleh 10 pembicara kunci (keynote speaker) nasional dan internasional serta parallel session yang diisi oleh 109 presenter dan 26 invited speakers.

Prof Eka menjelaskan, dari peserta yang diseleksi ada seratusan presenter yang mengirimkan full paper untuk dipresentasikan dalam konferensi tersebut. Pada umumnya mereka adalah dosen perguruan tinggi dari berbagai kota di Indonesia.

“Konferensi ICONIC-ICAIOS hadir beberapa pembicara kunci (keynote speaker) dari kampus-kampus terkemuka internasional, yaitu Prof Zulfan Tadjoeddin dari Western Sydney University, Australia; Prof Mehmed Ozay, dari International Islamic University of Malaysia, Malaysia; Mahmood Kooria PhD, dari Leiden University, Belanda; Prof Dr Muhammad Faizal, dari Institut Kemahiran Islam Darul Ridzuan (IKDAR), Malaysia; Prof Sher Banu A.L. Khan, dari National University Singapore, Singapura,” ujarnya.

Selain itu, kata Eka, juga dari beberapa universitas Islam dalam negeri seperti Prof Dr Mohammad Al-Marakeby dari Indonesia International Islamic University (UIII), Prof Dr Amirul Hadi, dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah; Prof Amelia Fauzia dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah; Prof Oman Fathurrahman dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, serta dari UIN Ar-Raniry sendiri yakni Reza Idria PhD, dan Dr Eng Nur Aida.

Sementara itu, Pj Gubernur Aceh yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr Iskandar, saat membuka secara resmi konferensi internasional ICONIC ke-4 dan ICAIOS ke-9, Selasa (22/8/2023), di Pendopo Gubernur Aceh, menyampaikan selamat dan sukses atas terlaksananya event internasional yang berlangsung di Aceh.

Ia menilai bahwa tema konferensi yang diambil tersebut sangat tepat, yaitu ‘Islamic History and Heritage: Remembering the Past, Remaking the Future’ untuk memetakan posisi diri dalam peradaban dunia dan apa yang harus dilakukan sebagai pelaku sejarah itu sendiri.

“Pembahasan dan pengkajian tentang peradaban Islam butuh kerja keras serta keseriusan dalam tiap kajiannya, untuk selanjutnya dikembangkan demi kemajuan masa mendatang,” ujarnya.

Iskandar juga menyampaikan harapan, bahwa para ilmuwan dapat mengembalikan kejayaan Aceh, dengan kajian ilmiahnya yang digunakan dalam eksekusi kebijakan pemerintah, serta seluruh aspek bisa bersinergi dalam membangun peradaban.

“Energi akan efisien manakala kita bersatu pandang, bersatu gerak dan langkah membangun negeri,” ujar Iskandar.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News




Artikel Terbaru

Super Air Jet Buka Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Aceh PP Mulai 14 Juni

Maskapai Super Air Jet akan membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Aceh pulang pergi (PP) mulai...

Cerita Remaja 18 Tahun di Aceh Gantikan Ayahnya Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Muhammad Syauqi tak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji ke Baitullah di...

Warga Sumut Meninggal di Subulussalam Tertimpa Pohon Tumbang

Seorang warga Provinsi Sumatra Utara Jumari Limbong (56 tahun) meninggal tertimpa pohon tumbang di...

Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2027 dan Ronde 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia memetik kemenangan atas Filipina dengan skor 2-0 dalam laga terakhir Grup F...

Gubernur Aceh Sampaikan Rancangan Qanun tentang Pertanggungjawaban APBA 2023

Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Bustami Hamzah menghadiri rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA)...

More like this

Super Air Jet Buka Rute Penerbangan Langsung Jakarta-Aceh PP Mulai 14 Juni

Maskapai Super Air Jet akan membuka rute penerbangan langsung Jakarta-Aceh pulang pergi (PP) mulai...

Cerita Remaja 18 Tahun di Aceh Gantikan Ayahnya Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

Muhammad Syauqi tak pernah membayangkan akan mendapatkan kesempatan menunaikan ibadah haji ke Baitullah di...

Warga Sumut Meninggal di Subulussalam Tertimpa Pohon Tumbang

Seorang warga Provinsi Sumatra Utara Jumari Limbong (56 tahun) meninggal tertimpa pohon tumbang di...