HomeOlahraga10 Atlet Anggar Aceh Berlaga di West Java International Fencing Championship

10 Atlet Anggar Aceh Berlaga di West Java International Fencing Championship

Published on

Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Aceh mengirimkan 10 atlet untuk berlaga pada kejuaraan anggar terbuka bertajuk West Java International Fencing Championship 2023 yang berlangsung di Kota Bandung, Jawa Barat, mulai 14 hingga 17 November 2023.

Keberangkatan atlet putra dan putri IKASI Aceh untuk berlaga di West Java International Fencing Championship 2023 itu secara resmi dilepas oleh Ketua Umum KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar, Senin (13/11/2023) di GOR KONI Aceh, Kota Banda Aceh.

Para atlet tersebut terdiri dari Elvanda Cantika Putri, Bifani Ivana Cordelea, Chandra Kirana, Indra Agus Setiawan, Saidinanda Mulkan, dan Husnuel Yaqin Alfarishi, yang turun di nomor sabel.

Kemudian, Razaq Barry, T. Rezky Kharisma, serta T. M. Aghfa Tuwasza pad jenis senjata degen, dan Rio Aditia di nomor floret.

“Para atlet didampingi tiga pelatih, yaitu Fattullah, Husaini, dan Supian,” kata Ketua Umum IKASI Aceh, M. Nasir, Selasa (14/11/2023).

Nasir menyebutkan bahwa pihaknya menargetkan semua atlet yang mengikuti kejuaraan anggar di Jabar kali ini akan meraih prestasi.

Ia juga menyampaikan, di tahun 2023 ini, atlet IKASI Aceh telah mengikuti berbagai kejuaraan baik level nasional dan internasional.

“Atlet-atlet tersebut merupakan binaan yang tergabung dalam Pelatda KONI Aceh, dalam rangka persiapan menghadapi PON XXI Tahun 2024,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Aceh Kamaruddin Abu Bakar atau akrab disapa Abu Razak dalam arahannya, meminta agar para atlet dapat memanfaatkan secara maksimal kesempatan bertanding pada kejuaraan internasional yang akan diikuti. Baik dalam meraih prestasi, dan evaluasi terhadap program latihan yang telah dijalani selama ini, khususnya di tahun 2023.

“Ini kesempatan untuk menerapkan hasil latihan. KONI Aceh yakin anda semua akan meraih prestasi, dan menjadi andalan bagi Kontingen Aceh untuk kembali merebut medali emas pada PON 2024, sebagaimana yang diraih pada PON 2021 lalu di Papua,” ujar Abu Razak. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Dosen Hukum USK Dampingi Penyusunan Qanun Gampong Limpok

Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) Universitas Syiah Kuala (USK), melakukan pelatihan dan pendampingan...

KIA Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Dayah Babul Maghfirah

Komisi Informasi Aceh (KIA) menyasar dayah untuk sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik. Kegiatan pilot project...

34 Kampong di Subulussalam Siap Gelar Pilkampong Serentak 1 September 2026

Sebanyak 34 kampong/desa di lima kecamatan di Kota Subulussalam dipastikan akan melaksanakan Pemilihan Kepala...

Asrol Assani Dilantik sebagai Sekretaris Daerah Kota Subulussalam

Wali Kota Subulussalam, Rasyid Bancin, secara resmi melantik Asrol Assani, M.Si sebagai Sekretaris Daerah...

BPS Aceh Mulai Sensus Ekonomi 2026, Warga dan Pelaku Usaha Diminta Beri Data Akurat

Badan Pusat Statistik (BPS) resmi memulai pelaksanaan agenda nasional Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di...

More like this

Dosen Hukum USK Dampingi Penyusunan Qanun Gampong Limpok

Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) Universitas Syiah Kuala (USK), melakukan pelatihan dan pendampingan...

KIA Gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di Dayah Babul Maghfirah

Komisi Informasi Aceh (KIA) menyasar dayah untuk sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik. Kegiatan pilot project...

34 Kampong di Subulussalam Siap Gelar Pilkampong Serentak 1 September 2026

Sebanyak 34 kampong/desa di lima kecamatan di Kota Subulussalam dipastikan akan melaksanakan Pemilihan Kepala...