Persiraja Banda Aceh gagal meraih kemenangan saat menjamu Adhyaksa FC Bekasi 0 pada pekan keenam Pegadaian Championship 2026/27. Bermain di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Sabtu (17/10/2026) malam, Laskar Rencong ditahan imbang 0-0 setelah gol tim tamu yang dicetak Eduard Rocky Mandosir dianulir wasit setelah peninjauan VAR.
Pertandingan yang dimulai pukul 20.30 WIB itu berlangsung ketat. Kedua tim saling berusaha membangun serangan, tetapi solidnya pertahanan masing-masing membuat peluang yang tercipta sulit dikonversi menjadi gol.
Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-35. Adhyaksa FC sempat mencetak gol melalui sundulan Rocky Mandosir. Namun, wasit Nugroho Supriyanto menganulir gol tersebut setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) yang menunjukkan pemain Adhyaksa FC berada dalam posisi offside.
Keputusan tersebut membuat skor tetap 0-0 hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Persiraja berupaya memanfaatkan keuntungan bermain di kandang untuk memecah kebuntuan. Namun, Adhyaksa FC mampu memberikan perlawanan sehingga kedua tim tetap gagal mencetak gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Persaingan kedua tim juga terlihat dari statistik penguasaan bola. Persiraja dan Adhyaksa FC sama-sama mencatatkan penguasaan bola sebesar 50 persen, mencerminkan jalannya pertandingan yang relatif seimbang.
Hasil imbang ini membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin. Persiraja gagal memaksimalkan kesempatan bermain di Stadion H. Dimurthala, sedangkan Adhyaksa FC membawa pulang poin dari lawatannya ke Banda Aceh.
Suasana pertandingan di Dimurthala terpantau lebih sepi dari biasanya. Jumlah penonton yang hadir diperkirakan hanya sekitar 3.000 orang untuk menyaksikan laga Persiraja melawan Adhyaksa FC.
Hasil tersebut membuat Persiraja menambah satu poin sehingga kini mengoleksi tiga poin, sedangkan Adhyaksa FC mengantongi lima poin.
Muhammad Ridwan Minta Maaf kepada Suporter Persiraja
Usai pertandingan, pelatih Persiraja Muhammad Ridwan menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter dan masyarakat Aceh karena timnya belum mampu memberikan kemenangan.
“Saya meminta maaf kepada semua pencinta Persiraja, masyarakat Aceh di mana pun berada. Kami belum bisa memberikan kemenangan. Mohon maaf,” kata Muhammad Ridwan dalam konferensi pers seusai laga.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab pelatih atas hasil yang diraih timnya setelah gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang.


