HomeOlahraga“Ka Kupecat Mandum Pelatih”, Persiraja Kini Resmi Berpisah dengan Jaya Hartono dan...

“Ka Kupecat Mandum Pelatih”, Persiraja Kini Resmi Berpisah dengan Jaya Hartono dan Staf

Published on

Unggahan Presiden Persiraja Banda Aceh, Nazaruddin Dek Gam, dengan kalimat “Ka Kupecat Mandum Pelatih” menjadi kenyataan sehari kemudian. Persiraja resmi mengakhiri kebersamaan dengan Jaya Hartono dan empat staf pelatih setelah Laskar Rencong menelan tiga kekalahan beruntun pada awal Pegadaian Championship 2026/27.

Kepastian tersebut disampaikan Persiraja melalui akun Instagram dan Facebook resmi klub, Minggu, 27 September 2026, sehari setelah Persiraja takluk 1-2 dari Persikad Depok di Stadion Pakansari, Bogor.

Dalam unggahan bertajuk “TERIMA KASIH, COACH!”, Persiraja menampilkan lima anggota tim pelatih yang mengakhiri kebersamaan dengan klub.

“Terima kasih telah menjadi bagian dari perjalanan Laskar Rencong. Dedikasi kalian akan selalu menjadi bagian dari cerita Persiraja. Sukses dimanapun. Lantak Laju!” tulis Persiraja.

Lima nama yang ditampilkan dalam unggahan tersebut adalah Jaya Hartono, Muhammad Yasir, Faisal Munanda, Wahyu AW, dan Ferry Ferdinand.

Tiga Laga, Tiga Kekalahan

Persiraja mengawali kompetisi dengan kekalahan 0-1 dari Semen Padang FC di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, pada 13 September 2026.

Seminggu kemudian, Laskar Rencong kembali gagal meraih poin setelah takluk 1-2 dari PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution, 19 September.

Kesempatan untuk mendapatkan poin perdana datang saat Persiraja menghadapi Persikad Depok pada pekan ketiga di Stadion Pakansari, Sabtu, 26 September. Namun, hasilnya kembali mengecewakan.

Persiraja kalah 1-2 dari Persikad dan harus mengakhiri tiga laga pertama tanpa poin. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi pertandingan terakhir Jaya Hartono bersama Laskar Rencong.

“Ka Kupecat Mandum Pelatih”

Sebelum pengumuman resmi klub, Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, sempat membuat pernyataan melalui Instagram Story setelah kekalahan dari Persikad.

“Ka kupecat mandum pelatih,” tulis Dek Gam.

Kalimat dalam bahasa Aceh tersebut menjadi perhatian supporter karena muncul ketika Persiraja sedang berada dalam tekanan setelah tiga kekalahan beruntun.

Unggahan itu kemudian diikuti pengumuman resmi Persiraja sehari setelah pertandingan yang menyatakan berakhirnya kebersamaan dengan Pelatih Kepala Jaya Hartono dan empat anggota staf pelatih.

Siapa Pengganti Jaya Hartono?

Pertanyaan berikutnya mengarah kepada sosok yang akan menangani Persiraja setelah kepergian Jaya Hartono dan jajaran stafnya.

Hingga pengumuman perpisahan tersebut disampaikan, Persiraja belum mengumumkan siapa pelatih pengganti maupun susunan tim kepelatihan baru.

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Muhammad Ridwan Ungkap Alasan Terima Persiraja di Tengah 3 Kekalahan Beruntun

Muhammad Ridwan tak banyak membutuhkan waktu untuk memutuskan menerima tawaran menjadi pelatih kepala Persiraja...

Gempa M 4,6 Guncang Aceh Besar dan Banda Aceh, Dirasakan hingga Skala IV MMI

Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Aceh Besar dan sekitarnya pada Senin, 28 September 2026...

Ibu-Ibu Cot Lamee Belajar Hias Payung Pengantin, Didampingi KKN USK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Program Studi Sosiologi dan...

Mahasiswa KKN USK Ajarkan Literasi Bahasa Indonesia ke Anak Gampong Cot Lamee

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Studi Ilmu Komunikasi dan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial...

Kenduri Sastra Aceh 2026 Hidupkan Kembali Karya Abad ke-16 hingga Jejak Ali Hasjmy

Aceh pernah memiliki sejumlah maestro di bidang sastra. Karya-karya mereka bahkan pernah mewarnai jagat...

More like this

Muhammad Ridwan Ungkap Alasan Terima Persiraja di Tengah 3 Kekalahan Beruntun

Muhammad Ridwan tak banyak membutuhkan waktu untuk memutuskan menerima tawaran menjadi pelatih kepala Persiraja...

Gempa M 4,6 Guncang Aceh Besar dan Banda Aceh, Dirasakan hingga Skala IV MMI

Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Aceh Besar dan sekitarnya pada Senin, 28 September 2026...

Ibu-Ibu Cot Lamee Belajar Hias Payung Pengantin, Didampingi KKN USK

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala (USK) dari Program Studi Sosiologi dan...