HomeNews451 Poster Terpilih Ikut Lomba Poster UPT MKU Universitas Syiah Kuala

451 Poster Terpilih Ikut Lomba Poster UPT MKU Universitas Syiah Kuala

Published on

Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Umum (UPT MKU) Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menyelenggarakan kegiatan Pameran dan Lomba Poster Mahasiswa dengan tema “Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi”. Kegiatan berlangsung pada 8–10 Juni 2026 di Gedung RKU 1 dan sekitarnya.

Pameran ini menampilkan 451 poster terbaik yang terpilih dari total 3.342 karya mahasiswa di lingkungan UPT MKU USK. Poster-poster tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran berbasis proyek (project based learning) yang diterapkan pada berbagai mata kuliah umum. Mata kuliah Pendidikan Agama mengikutkan 68 poster, Pancasila 71 poster, Kewarganegaraan 63 poster, dan Bahasa Indonesia 67 poster. Kemudian, mata kuliah Bahasa Inggris 97 poster serta mata kuliah Kebencanaan dan Lingkungan sebanyak 85 poster.

Plt Kepala UPT MKU USK, Prof Dr Teuku Muttaqin Mansur, M.H, mengatakan kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan ide, gagasan, dan analisis terkait isu kebencanaan serta pemulihan pascabencana Hidrometeorologi yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu melalui media visual yang kreatif dan edukatif.

Lebih lanjut katanya, selain menjadi ajang apresiasi karya mahasiswa, pameran dan lomba poster ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran dan pembelajaran kepada mahasiswa terhadap pentingnya mitigasi dan pemulihan bencana hidrometeorologi.

Dalam kesempatan tersebut, Nurul Maini (18) salah seorang mahasiswi MKU Pendidikan Agama menyatakan, poster kelompoknya mengangkat judul “Bencana Bukan Akhir tetapi Ujian Keteguhan Hati.”

Kelompoknya mencoba melihat bencana dari sisi positif yang dapat diterima masyarakat, yaitu meningkatnya keimanan dan keteguhan hati manusia dalam menghadapi ujian kehidupan.

“Melalui poster ini kami ingin menyampaikan pesan bahwa bencana bukan hanya menghadirkan kesedihan,tetapi juga dapat menjadi pengingat bagi manusia untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah swt dan memperkuat keimanan,” ujar Nurul.

Ia juga menyampaikan bahwa penerapan project based learning dalam perkuliahan dilingkungan UPT MKU memberikan dampak positif secara langsung kepada mahasiswa.

Menurutnya, mahasiswa dapat melakukan analisis nyata terhadap persoalan di sekitar mereka, kemudian menuangkannya dalam bentuk poster yang mampu melatih kreativitas, kemampuan kritis, serta keterampilan komunikasi visual.

Maini berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten setiap tahunnya karena dinilai mampu menjadi ruang edukasi sekaligus apresiasi bagi mahasiswa dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Plt Kepala UPT MKU juga menyampaikan, hasil pameran dan lomba poster akan diumumkan pada Senin, 15 Juni 2026. Insya Allah, Senin lusa pemenang lomba dari juara 1, juara 2, dan juara 3 per mata kuliah akan diumumkan oleh dewan juri di Aula Adnan Ganto, Perpustakaan Universitas Syiah Kuala. ()

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Bendera Bintang Bulan Dikonsultasikan ke Mendagri

Kericuhan yang mewarnai peringatan Hari Damai Aceh ke-21 menjadi perhatian utama dalam rapat Forkopimda...

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...

Bendera Putih di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Tanda Kekecewaan atas Pemulihan Bencana

Bendera putih berkibar di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat pagi (14/8/2026)....

More like this

Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Bendera Bintang Bulan Dikonsultasikan ke Mendagri

Kericuhan yang mewarnai peringatan Hari Damai Aceh ke-21 menjadi perhatian utama dalam rapat Forkopimda...

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...