Sejak tahun 2005 hingga usianya yang ke-50, Prof Dr Sulaiman Tripa SH MH selalu berulang tahun dengan buku. Tanggal 2 April tahun ini, ia kembali meluncurkan dua buku baru yang ditulisnya dalam dua tahun terakhir, menambah deretan karyanya menjadi 225 judul.
Dalam acara peluncuran buku yang dirangkai dengan halal bihalal tersebut, kegiatan berlangsung khitmad di Aula Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Kota Banda Aceh, Kamis (2/4/2026) pagi.
Dengan tambahan dua buku baru yang diluncurkan tersebut, total buku yang sudah dihasilkannya mencapai 225, mencakup 109 buku yang ditulis utuh, 112 buku bersama (termasuk 40 buku sekaligus sebagai editor), dan 4 buku pendampingan. Dari jumlah itu, terbagi ke dalam 47 buku fiksi, selebihnya nonfiksi. Buku-buku tersebut, umumnya diterbitkan Bandar Publishing. Selebihnya ada yang diterbitkan di Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta.
Prof Sulaiman Tripa yang juga Koordinator Program Studi MIH USK mengatakan, dua buku yang diluncurkan tersebut disiapkan dalam dua tahun terakhir. Buku pertama, “Jalan Menuju Kemenangan”, ia tulis untuk mengisi kolom selama Ramadhan 2025 di media online sagoetv.com. buku kedua, “Bencana, Hukum, dan Ekologi Berketuhanan”, ditulis dalam waktu tiga bulan terkait isu bencana di Sumatera dan pemulihannya.
“Saya menyicilnya dengan menerima undangan media untuk menulis,” katanya saat memberi pengantar dalam peluncuran buku yang turut dihadiri dari kampus dan sejumlah tokoh dari luar kampus.
Menurutnya, momentum milad sangat penting untuk mengingat tanggung jawab intelektual. Sebenarnya banyak momentum lain, namun pada perayaan milad akan memiliki makna khusus. “Kami akademisi memiliki tanggung jawab akademis dalam membangun peradaban,” katanya.
Ia menceritakan bagaimana buku ini diselesaikan. Sejak dari awal menyiapkan tema besar dalam menulis, lalu bagian-bagian di dalamnya diisi secara terukur sesuai tema besar tadi.
Dekan FH USK, Prof Dr Ilyas SH MHum, yang memberi sambutan pada kegiatan dimaksud, bersyukur adanya buku baru yang ditulis dosen. “Bagaimana pun, buku tetap penting bagi kampus, termasuk kegunaan praktisnya bagi pencapaian indeks kinerja. Makanya jika ada buku baru yang ditulis oleh dosen, kami sangat berterima kasih,” ujarnya.
Selain kepentingan praktis, menurut dekan, buku juga sangat berkontribusi dalam hal membangun pengetahuan. “Apa yang ada dalam buku, sangat bermanfaat bagi umat. Apalagi isi buku yang terkait dengan penguatan pengetahuan masyarakat secara umum,” katanya.
Direktur Bandar Publishing, Dr Mukhlisuddin Ilyas menceritakan proses peluncuran buku yang dilaksanakan setiap tahun dengan momentum ulang tahun Profesor Sulaiman Tripa. Selain itu, Bandar Publishing selama ini juga terlibat dalam menerbitkan buku secara periodik terkait momentum tertentu.
“Selama tujuh tahun, dilakukan penerbitan buku yang berisi kumpulan pemikiran dalam membangun Aceh. Mulai dari tahun 2019 hingga 2025. Termasuk dalam momentum tertentu, seperti momentum damai, diinisiasi untuk menerbitkan buku,” jelasnya.[]



