HomeNewsGreen Kurban Rumah Amal USK, 880 Paket Daging Disalurkan ke Warga

Green Kurban Rumah Amal USK, 880 Paket Daging Disalurkan ke Warga

Published on

Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) kembali melaksanakan kegiatan Green Kurban 1446 H, yang digelar pada hari kedua Idul Adha yaitu Sabtu, 7 Juni 2025 yang bertempat di Rumah Amal Masjid Jamik USK, Darussalam, Kota Banda Aceh.

Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan ini mengusung tema “Sehat, Aman, dan Halal (SAH)”, sebagai komitmen dalam mewujudkan pelaksanaan ibadah kurban yang sesuai dengan syariat Islam sekaligus memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan.

Tahun ini, Rumah Amal Masjid Jamik USK berhasil menghimpun 14 ekor sapi dan 22 ekor kambing, dengan rincian sapi 1 ekor dari Bank Aceh Syariah, 1 ekor dari Bank Tabungan Negara Syariah, 1 ekor dari Bank Syariah Indonesia, 5 ekor dari para shahibul qurban (donatur), dan 6 ekor sapi dari Rumah Amal Salman ITB. Sedangkan untuk rincian kambing 2 ekor dari Dompet Dhuafa, dan 20 ekor dari Shahibul Qurban.

Daging kurban tersebut dibagikan kepada 880 penerima manfaat, meliputi masyarakat lingkungan USK, warga sekitar kampus, serta masyarakat dari beberapa desa di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar.

Rektor USK, Prof Marwan, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya Green Kurban 1446 H. Dalam pernyataannya, rektor menekankan Green Kurban tahun ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan manifestasi nyata dari nilai-nilai ketakwaan dan kepedulian sosial yang menjadi ruh Idul Adha.

Konsep SAH yang diusung – Sehat, Aman, Halal – merupakan komitmen kami untuk memastikan ibadah kurban dilaksanakan dengan standar tertinggi, mulai dari seleksi hewan, proses penyembelihan, hingga distribusi.

Secara khusus, Rektor USK mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh shahibul qurban, termasuk Rumah Amal Salman ITB yang telah berkontribusi 6 ekor sapi. Partisipasi Anda semua telah menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat, USK dan sekitar. Demikian juga apresiasi kami kepada Bank Aceh Syariah, Bank Tabungan Negara Syariah dan Bank Syariah Indonesia, semoga makin mempererat kemitraan dan semoga semakin banyak program bermanfaat lainnya yang dapat kita kolaborasikan.

Ketua panitia Green Kurban 1446 H, Zaujatul Amna, M.Sc, mengatakan pelaksanaan tahun ini berjalan dengan lancar berkat kerja sama semua pihak.

“Kami berupaya menjaga kualitas pelaksanaan kurban mulai dari pemilihan hewan, proses penyembelihan yang sesuai syariat, hingga pendistribusian yang tepat sasaran,kami juga bekerja sama dengan dokter hewan dan para imam besar Masjid Jamik USK untuk memastikan semua kriteria terpenuhi,” jelas Amna, Ahad (8/6/2025).

Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK, Tedy Kurniawan Bakri, M.Farm., Apt, menyampaikan bahwa Green Kurban merupakan bagian dari upaya Rumah Amal dalam memaknai ibadah kurban sebagai bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan.

“Selain sebagai bentuk ibadah, kegiatan ini juga ingin memastikan bahwa pelaksanaan kurban memperhatikan prinsip-prinsip kesehatan, keamanan pangan, dan kehalalan, serta berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat luas,” ujar Tedy.

Sementara itu dalam lingkungan Universitas Syiah Kuala, kurban juga dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis sejumlah sapi 3 ekor dan kambing 5 ekor. Di Fakultas Pertanian, kurban dilakukan melalui koperasi KSPPS KOPEFTA sebanyak 8 ekor sapi, peserta kurban berasal dari tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan anggota koperasi. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Bendera Bintang Bulan Dikonsultasikan ke Mendagri

Kericuhan yang mewarnai peringatan Hari Damai Aceh ke-21 menjadi perhatian utama dalam rapat Forkopimda...

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...

Bendera Putih di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Tanda Kekecewaan atas Pemulihan Bencana

Bendera putih berkibar di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat pagi (14/8/2026)....

More like this

Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Bendera Bintang Bulan Dikonsultasikan ke Mendagri

Kericuhan yang mewarnai peringatan Hari Damai Aceh ke-21 menjadi perhatian utama dalam rapat Forkopimda...

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...