HomeNewsKilas9 Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Lanjutkan Pendidikan ke Al Azhar...

9 Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Lanjutkan Pendidikan ke Al Azhar Mesir

Published on

Sebanyak sembilan santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar Kairo, Mesir. Mereka bertolak menuju Mesir melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang bersama puluhan santri asal Aceh lainnya pada Ahad (2/4/2023).

“Alhamdulillah tahun ini 9 santri kita melanjutkan pendidikan ke Mesir, artinya minat belajar santri kita di luar negeri khusus di Mesir persentasenya sangat tinggi. Kami mengharapkan anak-anak bisa membangun disiplin yang kuat, semangat dalam mengembangkan kemampuan diri,” kata Pimpinan Dayah Insan Qurani Ustaz Muzakkir, Selasa (4/4/2023).

Ia mengatakan, santri Dayah Insan Qurani tersebut telah mengikuti tes melalui jalur Pusiba untuk tahun 2021 dan Kemenag tahun 2022 yang terdiri dari angkatan 4, 5 dan 6, dan juga mereka telah mengikuti bimbingan belajar yang dilaksanakan oleh Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh.

Adapun 9 santri IQ yang akan belajar di Al-Azhar Mesir tahun ini terdiri dari T. Muhammad Khalil asal Kabupaten Aceh Selatan, Zhilalurrahman asal Banda Aceh, Nabila Fitria Sanjani dari Aceh Besar, Nashla Qanitah asal Aceh Besar, M. Thariq Izzat dari Nagan Raya, Avis Sinna asal Aceh Barat Daya, M. Aufa Muhajir dari Banda Aceh, M. Hafizh Alghifari asal Banda Aceh, dan M. Faizul Ahna dari Aceh Selatan.

Muzakkir berharap agar alumni Dayah Insan Qurani yang akan belajar di Timur Tengah untuk menanamkan niat ikhlas dalam belajar. “Jaga motivasi belajar agar dapat meraih ilmu yang maksimal. Totalitas lah dalam menuntut ilmu. Jika ilmu bisa berucap ia akan mengatakan, berikanlah aku seluruh waktu yang kau miliki, maka akan kuberikan padamu sebagian diriku,” ujarnya.

Ia mengatakan, minat alumni Dayah Insan Qurani untuk kuliah di luar negeri sangat besar terutama di Mesir. Hal itu terlihat dari banyaknya santri IQ yang belajar di sana sejak 2017. Tercatat jumlah alumni yang sedang menempuh kuliah di Al Azhar Kairo berjumlah 55 orang. “Dengan bertambahnya 9 santri tersebut, keseluruhan menjadi 64 orang alumni.”

Muzakkir menjelaskan, mereka tersebar di berbagai fakultas dan jurusan, seperti Ushuluddin, Syari’ah Islamiyah, Lughah, Dirasat Islamiyah, Dakwah, dan lain-lain. “Alhamdulillah saat ini ada 7 santri IQ yang telah menyelesaikan S1 di Al Azhar dan 5 santri melanjutkan S2 di Mesir,” sebutnya.

Untuk diketahui, keberangkatan 78 alumni pesantren di Aceh tahun ini melanjutkan pendidikan ke Universitas Al Azhar Mesir dilepas oleh Ketua IKAT Aceh Teungku Khalid Muddatstsir. Dari jumlah tersebut, sembilan di antaranya merupakan alumni Dayah Insan Qurani. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Bendera Bintang Bulan Dikonsultasikan ke Mendagri

Kericuhan yang mewarnai peringatan Hari Damai Aceh ke-21 menjadi perhatian utama dalam rapat Forkopimda...

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...

Bendera Putih di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Tanda Kekecewaan atas Pemulihan Bencana

Bendera putih berkibar di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat pagi (14/8/2026)....

More like this

Kericuhan Hari Damai Aceh Dibahas Forkopimda, Bendera Bintang Bulan Dikonsultasikan ke Mendagri

Kericuhan yang mewarnai peringatan Hari Damai Aceh ke-21 menjadi perhatian utama dalam rapat Forkopimda...

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...