Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar menemui pengungsi Rohingya yang ditampung sementara di kompleks kantor bupati Aceh Barat, pada Sabtu (30/3/2024). Pengungsi ini selamat dari peristiwa kapal terbalik yang terjadi di perairan Aceh beberapa waktu lalu.
Kunjungan mantan perdana menteri Gerakan Aceh Merdeka itu terlihat dari sejumlah gambar yang diunggah akun Instagram @humaswalinanggroeaceh. Di sana, Teungku Malik mengenakan topi hijau dipadu kemeja berkelir biru muda.
Teungku Malik disambut pengungsi Rohingya pria dewasa yang mengenakan peci putih. Gelang kuning melingkari lengan kanannya. Tak cuma itu, ia juga menemui anak-anak pengungsi Rohingya yang berada di bawah tenda darurat.

Sebelumnya, kapal yang mengangkut pengungsi Rohingya dilaporkan terbalik di perairan Meulaboh, Aceh Barat sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (20/3/2024). Sekitar 75 orang berhasil diselamatkan dan dibawa ke daratan. Sementara itu, lebih dari 10 jenazah ditemukan terapung di laut Aceh Jaya.
Namun, para pengungsi Rohingya yang tiba di daratan justru menemui masalah lain. Kedatangan mereka disambut penolakan dari warga sekitar.
Direktur Lembaga Bantuan Hukum Banda Aceh Aulianda Wafisa menilai penolakan pengungsi Rohingya tidak akan terjadi jika negara hadir secara serius dalam menangani persoalan ini.
“Fenomena penolakan atas kehadiran pengungsi Rohingya oleh masyarakat merupakan akibat dari kelalaian negara dalam melaksanakan tanggung jawab kemanusiaan dalam menangani pengungsi,” kata Aulianda.[]



