UPT Mata Kuliah Umum (MKU) Universitas Syiah Kuala menunjukkan konsistensinya dalam mendorong kreativitas dan karakter mahasiswa. Setelah pada semester Genap 2025 sukses menyelenggarakan Lomba Poster yang menghimpun 277 karya, pada semester ganjil tahun ini, UPT MKU melanjutkan tradisi dan inovasi tersebut, melalui Lomba Video Kreatif UPT MKU 2025.
Mengangkat tema besar “Peran Mahasiswa USK dalam Merawat Perdamaian”, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 380 video dari enam mata kuliah yang dikelola UPT MKU.
Setiap mata kuliah memiliki subtema yang disesuaikan dengan karakteristik mata kuliahnya: Mata kuliah Pendidikan Agama: peran USK membentuk mahasiswa bermoral dan berkarakter melalui Pendidikan Agama dan merawat perdamaian, Pancasila: nilai-nilai Pancasila sebagai pondasi perdamaian, Pendidikan Kewarganegaraan: peran warga negara dalam merawat perdamaian, Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia simbol perdamaian dan kebanggaan bangsa, Bahasa Inggris: indahnya berdamai dalam kesantunan berbahasa, dan mata kuliah Kebencanaan dan Lingkungan (KL): berdamai dengan bencana dan lingkungan.
Kepala UPT MKU USK, Dr. Teuku Muttaqin Mansur, Senin (24/11/2025) menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme mahasiswa serta dukungan para dosen. Pelaksanaan lomba ini merupakan wujud komitmen Universitas Syiah Kuala melalui UPT MKU dalam menerapkan Outcome Based Education (OBE) melalui model Project Based Learning (PjBL).
“Setelah keberhasilan Lomba Poster semester genap tahun ini mahasiswa kembali menunjukkan kreativitas yang luar biasa untuk ikut lomba video kreatif. Sebanyak 380 video terpilih per kelas menjadi bukti bahwa nilai-nilai perdamaian dapat diekspresikan melalui karya visual yang bermakna. Tema perdamaian dipilih selain momen 20 tahun damai Aceh, juga untuk memperkuat karakter, kepedulian, dan kontribusi mahasiswa USK dalam merawat perdamaian secara terus menerus,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).
“UPT MKU ingin memastikan bahwa pembelajaran tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga memberi ruang bagi mahasiswa untuk berkontribusi terhadap pencapaian SDGs melalui karya nyata terutama terkait isu-isu kebangsaan yang sedang mengemuka,” tambahnya.
Ketua Panitia Lomba, Prof. Nurdin menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dirancang secara sistematis mulai dari pembagian kelompok per kelas oleh masing-masing dosen, penentuan subtema, hingga seleksi video terbaik oleh dosen pengampu setiap kelas.
“Durasi video hanya 1–2 menit, namun kreativitas mahasiswa sangat kuat. Ini sedang proses penjurian. Juri akan memilih tiga video terbaik dari setiap mata kuliah, dan para pemenang akan mendapatkan hadiah dana pembinaan serta sertifikat penghargaan,” jelasnya.
Hingga penutupan pengiriman pada 22 November 2025, panitia menerima total 380 video, dengan rincian: Bahasa Indonesia (56), Bahasa Inggris (55), Kebencanaan & Lingkungan (94), Pendidikan Kewarganegaraan (63), Pancasila (56), dan Pendidikan Agama Islam (56).
Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 4 Desember 2025, rencananya akan dihadiri oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Marwan.
Melalui kegiatan ini, USK melalui UPT MKU berharap mahasiswa semakin kreatif, kritis, dan berperan aktif dalam merawat serta mewariskan nilai-nilai perdamaian. UPT MKU tetap berkomitmen menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan, inspiratif, dan berdampak bagi generasi muda.[]


