HomeNewsUnimal dan BNN Berencana Dirikan Pusat Kajian Ganja Aceh

Unimal dan BNN Berencana Dirikan Pusat Kajian Ganja Aceh

Published on

Universitas Malikussaleh (Unimal) melalui Fakultas Pertanian berencana mendirikan Pusat Kajian Ganja Aceh (PKGA) atau Marijuana Research Center (MRC). Rencana ini merupakan hasil kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Aceh.

Selama ini, Fakultas Pertanian Unimal telah bekerja sama dengan BNN dalam mengatasi kultivasi ganja di Aceh. Mereka berpartisipasi dalam kegiatan BNN dan melakukan penelitian di daerah yang dikenal sebagai pusat budidaya ganja.

Menurut Dekan Fakultas Pertanian Unimal Dr Baidhawi, Aceh memang sudah lama dikenal sebagai salah satu penghasil ganja berkualitas tinggi.

Di masa lalu, ganja atau cannabis sativa sering digunakan oleh masyarakat Aceh untuk berbagai keperluan, seperti pengendalian hama. Namun, kini tanaman ganja lebih sering ditanam oleh masyarakat yang terdesak oleh tekanan ekonomi.

“Banyak masyarakat miskin yang menjadi korban karena bujukan para pemodal dari luar Aceh,” kata Baidhawi, dikutip Senin (16/9/2024).

Sayangnya, para petani kecil yang menanam ganja harus menghadapi sanksi hukum yang berat karena ganja tergolong tanaman terlarang di Indonesia. Selain petani, kurir, penjual, dan pengguna ganja juga menghadapi konsekuensi hukum yang serius. Tindakan ini juga dianggap melanggar norma agama dan sosial di masyarakat.

Baidhawi menjelaskan bahwa permasalahan ganja di Aceh sangat kompleks. Banyak faktor yang memengaruhi, seperti norma budaya, kondisi ekonomi, dan kebijakan hukum. Oleh karena itu, pendirian PKGA diharapkan dapat memberikan pendekatan yang lebih menyeluruh.

Rektor Unimal Profesor Herman Fithra, mendukung penuh inisiatif ini. “PKGA akan menjadi pusat kajian yang sangat penting dalam upaya membebaskan masyarakat Aceh dari penyalahgunaan ganja,” ujarnya.

Rektor juga akan segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Tinggi Aceh, untuk mendukung pendirian pusat kajian tersebut.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...

23 Tahun Menanti, Aceh Kembali Masuk 4 Besar MTQ Nasional 2026

Kafilah Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan menempati peringkat keempat pada Musabaqah...

PKB Subulussalam Siapkan Struktur Partai, Target Raih 4 Kursi DPRK pada 2029

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Subulussalam mulai memperkuat struktur partai...

More like this

2.500 Peserta Ramaikan Fun Run 5K HUT ke-81 TNI Kodam IM di Banda Aceh

Sebanyak 2.500 peserta meramaikan Fun Run 5K yang digelar Kodam Iskandar Muda (IM) dalam...

Setelah Terputus akibat Banjir, Jembatan Kutablang Kembali Beroperasi

Jembatan Krueng Tingkeum atau Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen kembali beroperasi untuk lalu lintas...

Sumur Minyak Masyarakat Aceh Masuk Babak Baru, Menteri ESDM Setujui Rekomendasi BPMA

Sumur minyak masyarakat di Aceh memasuki babak baru setelah Kementerian Energi dan Sumber Daya...