HomeNewsRumah Makan hingga Kafe di Subulussalam Tak Boleh Buka Siang Hari Selama...

Rumah Makan hingga Kafe di Subulussalam Tak Boleh Buka Siang Hari Selama Ramadan

Published on

Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH) Kota Subulussalam mengimbau pelaku usaha rumah makan hingga kafe untuk tidak berjualan di siang hari selama ibadah puasa berlangsung pada bulan suci Ramadan 1445 Hijriah/2024.

Kasatpol PP-WH Kota Subulussalam, Damson Bancin, mengatakan hal tersebut sebagaimana imbauan bersama Forkopimda Subulussalam dalam rangka menyemarakkan dan meningkatkan keamanan, ketertiban dan rasa nyaman selama bulan suci Ramadan 1445 H.

“Dalam imbauan forkopimda, warung makan dan kafe diimbau untuk tidak buka dari pukul 05.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB. Nantinya petugas akan memantau rumah makan dan kafe yang buka pada siang hari, tentunya hal ini dilakukan untuk menjaga ketentraman masyarakat saat menjalankan ibadah puasa,” ujarnya kepada acehkini, Sabtu (9/3/2024).

Rumah makan hingga kafe di Subulussalam diimbau tak buka siang hari selama Ramadan
Kasatpol PP-WH Kota Subulussalam, Damson Bancin.

Menurut Damson, aturan tidak berjualan pada saat jam puasa ini sifatnya imbauan. Artinya pihak-pihak rumah makan dan kafe diminta untuk mematuhinya.

Selain pemilik usaha makanan, pihaknya juga akan menindak tegas pelaku usaha yang menjual dan menyalurkan mercon atau petasan.

“Akan kita peringati kalau kedapatan, namun kalau pemilik masih membuka akan kita tindak tegas dengan cara menutup paksa,” kata Damson.

Ia juga mengimbau agar masyarakat yang ingin berjualan takjil atau penganan berbuka puasa untuk berjualan di tempat yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Subulussalam.[]

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

Artikel Terbaru

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...

Polres Bireuen Musnahkan 10,5 Kg Sabu-Sabu dan 19,3 Kg Ganja

Kepolisian Resor Bireuen memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Satresnarkoba berupa 10,5 kilogram sabu-sabu...

Al Masúdi, Penjelajah Muslim yang Penasaran

Jauh sebelum penjelajah Eropa menggunakan kapal mereka mencari pulau-pulau yang jauh, ternyata orang-orang Muslim...

More like this

Penetapan Lokasi Jalan Jantho-Keumala Sudah Ada Titik Terang

Staf Khusus Gubernur Aceh Junaidi alias Nek Tu bertemu dengan jajaran Balai Pelaksanaan Jalan...

Aceh Tak Lagi Ingin Bergantung pada Komoditas Mentah, Hilirisasi Jadi Arah Ekonomi Baru

Pemerintah Aceh mendorong perubahan arah pembangunan ekonomi dari sekadar mengandalkan penjualan komoditas mentah menuju...

UIN Ar-Raniry Wisuda 1.618 Lulusan, 11 di Antaranya Mahasiswa Asing

Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh mewisuda 1.618 lulusan program sarjana, magister, dan...