HomeNewsKilasPromosi Kerajinan di Ajang Inacraft ke-23, Aceh Besar Raih Dua Juara

Promosi Kerajinan di Ajang Inacraft ke-23, Aceh Besar Raih Dua Juara

Published on

Dekranas Aceh Besar berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang promosi kreasi kerajinan Jakarta Internasional Handicraft atau Inacraft ke-23, di Jakarta Convention Center (JCC).

Kabar sukses itu diungkapkan Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, Sabtu (4/03/2023). “Alhamdulillah, kali ini kita meraih sukses di ajang Inacraft ke-23, dengan meraih beberapa kategori juara. Semua ini berkat kerja keras tanpa mengenal lelah dari semua yang terlibat dalam kafilah Dekranas Aceh Besar di Inacraft,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan itu juga buah dari persiapan matang yang dilakukan menjelang pelaksanaan event ekspo kerajinan secara nasional tersebut. Aceh Besar menjadi salah satu peserta dalam event yang diikuti ratusan perwakilan tersebut, baik dari kalangan Dekranas, maupun pengrajin nasional, bahkan internasional.

Dari Aceh, sejumlah kabupaten/kota ambil bagian, selain Aceh Besar, ada Kota Banda Aceh, Bireuen, Aceh Utara, dan Aceh Tamiang. Event dimulai sejak 1 Maret 2023, dan berakhir besok. “Pengumuman sengaja lebih awal dilakukan, sehingga boks atau stand yang mendapat gelar juara serta masuk nominasi akan menjadi pusat kunjungan tamu serta para calon buyer,” jelas Iswanto.

Aceh Besar meraih dua status jawara yaitu, juara 2 Natural Fyber dengan produk katheng box dari 185 produk dengan katagori anyaman. Selain itu, juga juara 2 stand terbaik kategori BUMN/Group/Pemerintah. Selanjutnya masuk 6 Nominasi Fashion Show dan satu-satunya tampil dengan tema busana muslim.

Kehadiran Dekranas Aceh Besar di ajang tersebut dipimpin Cut Rezky Handayani. Tujuannya untuk menampilkan ragam produk kerajinan di Inacraft 2023, serta mengapresiasi perajin hingga UMKM agar terus mengembangkan kreasi produk secara lebih inovatif. []

Follow konten ACEHKINI.ID di Google News


Artikel Terbaru

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...

Bendera Putih di Depan Masjid Raya Baiturrahman, Tanda Kekecewaan atas Pemulihan Bencana

Bendera putih berkibar di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat pagi (14/8/2026)....

Seruan Wali Nanggroe Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh

“Menjaga Perdamaian, Merawat Persaudaraan, dan Membangun Masa Depan Aceh Bersama” Menjelang Peringatan Hari Damai Aceh...

More like this

Dari Lamteh ke Helsinki: Jangan Pernah Lupakan Harga Sebuah Perdamaian

Aktivis Aceh, Ridwan Husein, mengingatkan seluruh elemen masyarakat Aceh agar tidak melupakan sejarah panjang...

21 Tahun Damai, Wagub: Tantangan Kini Memastikan Anak Aceh Rasakan Manfaat Perdamaian

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan tantangan Aceh setelah 21 tahun perdamaian bukan lagi mengakhiri...

Hari Damai Aceh XXI, Zikir dan Doa Bersama Digelar Malam Ini di Masjid Raya Baiturrahman

Peringatan Hari Damai Aceh XXI diisi dengan zikir dan doa bersama di Masjid Raya...