Minggu, April 14, 2024
More
    BerandaNewsPolresta Banda Aceh Tangkap 3 Terduga Pelaku Prostitusi Online

    Polresta Banda Aceh Tangkap 3 Terduga Pelaku Prostitusi Online

    Published on

    Kepolisian Resor Kota Banda Aceh melakukan pengungkapan kejahatan prostitusi online di salah satu Guest House inisial “O” dan warkop inisial “AK” di wilayah hukumnya, Senin (14/8/2023) dini hari. Pengungkapan itu berdasarkan penyelidikan dengan cara under cover personel Satreskrim setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

    Hal ini disampaikan oleh Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasatreskrim, Kompol Fadillah Aditya Pratama, Selasa (15/8/2023).“Benar, telah kami amankan tiga (terduga) pelaku kejahatan prostitusi online setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, yang sebelumnya dilakukan penyelidikan guna mengungkap kasus sangat meresahkan tersebut,” ujarnya.

    Penyelidikan tersebut dilakukan dengan cara personel menyamar sebagai pelanggan dari pelaku. Dari pengungkapan tersebut, diamankan EA (22) dengan peran sebagai muncikari. Kemudian YM (24) dan VN (22) berperan sebagai Pekerja Seks Komersial (PSK). Ketiga terduga pelaku merupakan warga Banda Aceh.

    Ketiga pelaku, sudah saling kenal sejak lama dan mengaku sudah beberapa kali melakukan kerja sama dalam kegiatan prostitusi online di Banda Aceh. “Selama ini mereka dan teman-temannya kerap mangkal di warung kopi (berinisial) AK,” tutur Fadillah.

    Fadillah menjelaskan, sang muncikari EA memasang tarif sebesar Rp 2 juta untuk satu orang wanita panggilan. Masing-masing wanita panggilan tersebut diberikan upah senilai Rp1,3 juta, sedangkan EA mendapatkan keuntungan senilai Rp1,4 juta.

    “EA mendapatkan keuntungan sebesar Rp.1,4 juta. Sedangkan YM dan VN masing – masing mendapatkan Rp.1,3 juta setiap action nya,” ucap Kasatreskrim Polresta Banda Aceh ini.

    Under cover yang dilakukan oleh personel dengan cara melakukan pencarian nomor kontak yang dapat dihubungi. Setelah berhasil mendapatkan nomor handphone, mereka melakukan komunikasi melalui aplikasi WhatsApp dengan muncikari EA selama dua hari.

    EA dan personel Satreskrim melakukan komunikasi secara intens mulai tanggal 4 dan 5 Agustus 2023, sehingga dalam pembicaraan, EA dan YM serta VN sering mangkal di warkop AK. Dalam percakapan tersebut, EA mengirimkan beberapa foto wanita panggilan dan memasang tarif senilai Rp2 juta untuk satu wanita.

    Selain itu lanjutnya, proses pembayaran dilakukan dengan cara mentransfer sebagian uang melalui rekening bank BSI milik EA. Setelah adanya kesepakatan, personel menjemput muncikari dan wanita pesanan yang telah disiapkan itu di warung.

    Sesampai di penginapan ‘O’, personel melakukan pembayaran sisa kepada muncikari sesuai kesepakatan. Lalu sang muncikari pun keluar dari penginapan. “Di dalam kamar, wanita panggilan YM dan VN ditangkap oleh personel, sedangkan muncikari EA ditangkap di halaman hotel,” tutur Fadillah.

    Polisi turut mengamankan dua unit HP merk Iphone 6 plus, satu unit HP merk Iphone 13 Pro Max, satu unit HP merk Infinix Smart 6, satu lembar ATM BSI, satu lembar bill hotel dan uang senilai Rp4 juta.

    Kata Fadillah, terduga pelaku muncikari EA serta kedua perempuan berinisla  YM dan VN diduga keras telah melakukan tindak pidana/jarimah menyelenggarakan, menyediakan fasilitas atau mempromosikan jarimah zina, ikhtilat dan khalwat sebagaimana dimaksud dalam pasal 33 ayat (3) Jo pasal 25 ayat (2) Jo pasal 23 ayat (2) Qanun No 6 Tahun 2014 tentang Qanun Jinayat dengan ancaman maksimal cambuk paling banyak 100 kali dan / atau denda paling banyak 1000 gram emas murni dan / atau penjara paling banyak 100 bulan. []

    Follow konten ACEHKINI.ID di Google News

    Artikel Terbaru

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...

    Suasana Idulfitri di Masjid Al-Falah Seoul, Masjid Indonesia Pertama di Korea Selatan

    Seperti umat muslim lainnya di seluruh dunia, Rabu (10/4/2024), ribuan muslim yang tinggal di...

    Gubernur dan Pejabat di Aceh Salat Idulfitri di Masjid Raya Baiturrahman

    Penjabat (Pj)  Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama Forkopimda Aceh dan ribuan masyarakat Banda Aceh,...

    More like this

    5.604 Narapidana di Aceh Dapat Remisi Khusus Idulfitri, Dua Napi Langsung Bebas

    Sebanyak 5.604 narapidana di Aceh mendapatkan remisi khusus atau pengurangan masa pidana dalam rangka...

    Liga 1 Kembali Bergulir 15 April 2024

    Lanjutan kompetisi sepak bola Liga 1 2023/24 dipastikan kembali bergulir pada 15 April 2024....

    Pj Gubernur Bersama Kepala SKPA Silaturahmi Idulfitri ke Forkopimda Aceh

    Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama istri Mellani Bustami serta Pj Sekretaris Daerah Aceh...